Berita Internasional
Unjuk Rasa di Malaysia, PM Muhyiddin Yassin Diminta Mundur
Aksi demonstrasi terjadi di pusat kota Kuala Lumpur pada Sabtu (31/7/2-21). Dalam aksi unjuk rasa tersebut, demonstran menuntut PM Muhyiddin Yassin
Kalangan oposisi menyatakan, mereka tidak diberi tahu mengenai keputusan itu, yang dilaporkan diambil pada pekan lalu.
Dilansir BBC Rabu (28/7/2021), oposisi menuntut penjelasan pemerintahan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengenai dampak pencabutannya bagi masyarakat.
"Kenapa kami tidak diberi tahu? Keputusan siapa ini?" kata Wakil Ketua Partai Aksi Demokratik (DAP) Gobind Singh Deo dalam debat parlemen Selasa (27/7/2021).
Ditengah Lonjakan Covid-19 Pada Selasa, Malaysia mencatatkan 207 korban meninggal corona, dengan kasus infeksi 14.000 dalam 24 jam terakhir.
Sistem kesehatan yang kewalahan membuat banyak rumah sakit kini menolak pasien, bahkan mereka yang sudah masuk tidak dijamin mendapat ranjang.
Kemudian Senin (26/7/2021), ratusan dokter muda hengkang dari rumah sakit seantero Malaysia, menyebut mereka berhak mendapat pekerjaan permanen dan kondisi lebih baik.
Penggali dan petugas makam juga tak kalah kerepotan, mengungkapkan mereka menerima begitu banyak permintaan mengubur pasien Covid-19.
Status darurat yang diterapkan karena terjangan varian Delta berdampak pada keluarga yang bergantung pada pekerjaan harian.
Beberapa dari keluarga tersebut sampai mengibarkan bendera putih di luar rumah mereka sebagai tanda permintaan toling.
Kisah memilukan mereka, yang kehabisan tabungan dan terpaksa makan sehari sekali kini menghiasi media massa setempat beberapa pekan terakhir. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berpakaian Hitam-hitam, Ratusan Pemuda Malaysia Turun ke Jalan Tuntut PM Muhyiddin Mundur dan SerambiNews.com dengan judul Raja Malaysia Minta Perdana Menteri Muhyiddin Yassin Segera Mundur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pengunjuk-rasa-demonstrasi-menuntut-perdana-menteri-malaysia-mundur.jpg)