Breaking News:

Berita Internasional

Warga Korea Utara yang Berkumpul Lebih dari 3 Orang di Luar Rumah Akan Dihukum Kerja Paksa

Pemerintah Korea Utara akan memberlakukan kerja paksa bagi warga yang melanggar aturan pencegahan Covid-19.

Tribunnews.com/KIM Won Jin / AFP
Mahasiswa Universitas Perdagangan Jang Chol Gu Pyongyang menerima pembersih tangan sebelum memasuki kampus, sebagai bagian dari tindakan pencegahan terhadap Covid-19, di Pyongyang pada 11 Agustus 2021. 

TRIBUNJATENG.COM - Pemerintah Korea Utara akan memberlakukan kerja paksa bagi warga yang melanggar aturan pencegahan Covid-19 dengan berkumpul dalam kelompok lebih dari 3 orang di luar rumah mereka.

Radio Free Asia melaporkan hal tersebut pada hari Rabu (11/8/2021).

"Jika empat orang atau lebih kecuali keluarga dekat berkumpul untuk makan atau minum, bahkan jika mereka adalah kerabat, otoritas pengendalian penyakit akan mengirim mereka ke pusat tenaga kerja disiplin karena melanggar karantina virus corona."

Baca juga: Pasien Awal Covid-19 Diduga Pekerja Laboratorium di Wuhan

"Atau mereka juga bisa dikenakan denda yang sangat besar," ujar seorang penduduk provinsi Pyongan Selatan, dekat ibu kota Pyongyang, kepada RFA.

Narasumber yang tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan itu mengatakan, perintah itu datang dari Badan Pengendalian Penyakit Pusat demi mencegah penyebaran varian COVID-19.

Tidak jelas mengapa beberapa orang dikenai denda sementara yang lainnya kerja paksa.

Dalam satu kasus, kata sumber itu, seorang pria didenda karena mengadakan pernikahan putranya di rumahnya pada pertengahan Juli - tetapi tidak dihukum dengan kerja paksa.

Pernikahan, menurut pihak berwenang, menurut laporan RFA, masih diperbolehkan.

Namun, mereka harus mematuhi aturan karantina.

Sumber itu mengatakan bahwa pihak berwenang pada awalnya mengecualikan pernikahan dari larangan karena keluhan dari penduduk.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved