Breaking News:

Berita Batang

BNNK Batang dan Diskominfo Ajak Jurnalis Tanggap Ancaman Narkoba 

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengajak para jurnalis untuk bersama tanggap

Penulis: dina indriani | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/DINA INDRIANI
Kepala BNNK Batang Khrisna Anggara bersama Kepala Diskominfo, Triossy Juniarto saat workshop "Penguatan Kapasitas Insan Media untuk Mendukung Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba”, di Hotel Sahid Mandarin, Rabu (22/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengajak para jurnalis untuk bersama tanggap terhadap ancaman peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

Melalui perannya dalam hal pemberitaan, rekan jurnalin diminya untuk mengedukasi masyarakat.

“Dalam mengatasi peredaran gelap narkoba dengan modus yang terus berkembang, tentu kami tidak bisa bergerak sendiri maka kami butuh rekan jurnalis media untuk membantu menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan Narkoba di kalangan masyarakat umum,” tutur Kepala BNNK Batang Khrisna Anggara saat workshop "Penguatan Kapasitas Insan Media untuk Mendukung Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba”, di Hotel Sahid Mandarin, Rabu (22/9/2021).

Khrisna mengatakan wilayah Pantura Batang masih termasuk dalam kawasan waspada Narkoba. 

“Ada tujuh Desa di wilayah pantura Batang ini yang rawan sehingga masuk kategori waspada narkoba, memang untuk skala bandar atau tempat produksi tidak ada tapi kalau penyalahguna dan pengedar kecil-kecilan itu pasti ada,” jelasnya.

Dengan akan semakin berkembangnya Kabupaten Batang, menurutnya akan semakin ada peningkatan kerawanan.

Sehingga perlu pencegahan dan tanggap terhadap ancaman narkoba. 

"Batang ini ke depan akan semakin maju karena bakal ada kawasan industri sehingga di situ pasti ada potensi kerawanan penyalahgunaan Narkoba nantinya,” imbuhnya

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang, Triossy Juniarto mengatakan beberapa tahun ke depan Kabupaten Batang bagian timur akan menjadi kota baru.

Serta akan berrevolusi menjadi Kota Indutri setelah dibangunnya Kawasan Industri Terpadu dan Kawasan Industri Batang.

“Dengan menjadi Kota Industri pasti banyak orang luar daerah yang datang ke Batang," ujarnya.

Dikatakannya, Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono pun selalu menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya Narkoba, terutama generasi muda

Sehingga dia berharap rekan jurnalis media mampu ikut menyosialisasikan bahaya Narkoba dan dampaknya jika disalahgunakan.

BNN bisa memanfaatkan media formal yaitu milik Pemkab Batang maupun nonformal yang sekarang bersinergi dengan Diskominfo.

“Media juga bisa berperandalam memberantas dan mencegah peredaran narkoba, misalnya tidak hanya pemberitaan-pemberitaan yang bersifat reguler tapi juga sosialisasi kepada masyarakat," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved