Breaking News:

Berita Pati

Polres Pati Ungkap Kasus Terbanyak se-Jateng dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2021

Polres Pati mencatatkan jumlah pengungkapan kasus terbanyak di Jawa Tengah dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2021.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Polres Pati mencatatkan jumlah pengungkapan kasus terbanyak di Jawa Tengah dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2021.

Dalam operasi yang digelar selama 20 hari tersebut, Polres Pati berhasil mengungkap 26 kasus tindak pidana dengan 20 orang tersangka.

Adapun barang bukti yang disita oleh Polres Pati dari para tersangka antara lain ialah 22 unit sepeda motor dan 2 unit mobil.

Baca juga: Duet Kakak-Adik Asal Temanggung Mencuri Motor di Kendal, Sasar Matic dengan Lubang Kunci Terbuka

Baca juga: Kajian Fikih Online Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bahas Haid dan Istihadhah dalam Islam

Kapolres Pati AKBP Christian Tobing mengungkapkan, modus operandi yang dilakukan para tersangka di antaranya ialah mengambil kendaraan dengan kunci palsu, menggunakan kekerasan untuk merampas kendaraan korban, dan membawa lari kendaraan yang kuncinya masih menempel.

Para pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun serta pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal sembilan tahun.

“Kami imbau masyarakat untuk benar-benar menjaga barang miliknya. Jangan taruh kendaraan sembarangan atau meninggalkan rumah tanpa dikunci,” kata AKBP Christian Tobing dalam Konferensi Pers Operasi Sikat Jaran Candi 2021 se-Ekswil Pati di Mapolres Pati, Selasa (2/11/2021).

Ia mengimbau masyarakat agar segera melapor pada pihak kepolisian apabila menjadi korban pencurian kendaraan atau tindak pidana lainnya.

“Sesuai arahan Kapolda, kami akan senantiasa memberantas curas, curanmor, dan curat. Tidak ada tempat bersembunyi bagi para pelaku. Kami akan tindak tegas seluruh pelaku kejahatan,” tegas dia.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Christian Tobing juga secara simbolis mengembalikan barang bukti kasus pencurian mobil Ertiga pada pemilik aslinya.

Baca juga: Mobil Dijual di Semarang Murah Berkualitas Selasa 2 November 2021

Baca juga: DPRD Kota Semarang Langsung Monitor Pembelajaran Tatap Muka Usai Ditemukan Kasus Covid-19 di Sekolah

Mobil tersebut merupakan milik Sholihul Umam, warga Desa Mojo Kecamatan Cluwak.

“Saya sangat berterima kasih. Mobil saya sudah kembali dan pelaku sudah ditangkap. Kapolres dan Satreskrim Pati bisa mengembalikan pada saya. Kalau ada yang bilang percuma lapor polisi itu salah. Lapor polisi itu penting,” kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved