Bank Indonesia
Bank Indoensia Dorong Kinerja Agro Industri Jateng
Bank Indonesia (BI) Jateng terus mendorong perkembangan investasi di Jateng. Hal itu di antaranya dengan melakukan berbagai upaya dukungan program
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Catur waskito Edy
Perekonomian
Dalam kesempatan itu, Pribadi menyampaikan, perekonomian Jateng pada kuartal III/2021 tercatat tumbuh 2,56 persen yoy, melambat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya mencapai 5,72 persen yoy, serta lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,51 persen yoy.
Dari sisi permintaan, lebih rendahnya pertumbuhan ekonomi Jateng disebabkan oleh kontraksi konsumsi pemerintah sebesar minus 7,3 persen yoy, serta perlambatan konsumsi rumah tangga 1,84 persen yoy.
Kontraksi konsumsi pemerintah disebabkan oleh penurunan belanja pegawai, belanja barang, dan adanya relokasi anggaran untuk ketersediaan vaksinasi. Sementara perlambatan konsumsi rumah tangga karena penerapan PPKM pada Juli-Agustus 2021 yang menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
Dari sisi lapangan usaha, perlambatan pertumbuhan disebabkan oleh kontraksi sektor pertanian sebesar minus 6,12 persen yoy, karena penurunan produksi tanaman pangan dan hortikultura.
Penahan perlambatan ekonomi yang lebih dalam dipicu masih positifnya pertumbuhan investasi sebesar 6,72 persen yoy, dan ekspor luar negeri tumbuh 27,64 persen yoy. Tingginya kinerja investasi juga tercermin dari pertumbuhan sektor konstruksi sebesar 12,91 persen yoy. Berlanjutnya proyek infrastruktur pemerintah dan investasi pihak swasta (pembangunan pabrik baru) menjadi pendorong utama.
Meski perekonomian Jateng pada kuartal III/2021 melambat, hasil tracking indikator ekonomi mulai menunjukkan peningkatan pada awal kuartal IV/2021. Indeks Keyakinan Konsumsi (IKK) Jateng meningkat pada level optimis di angka 120,4, kredit konsumsi juga tumbuh lebih tinggi yakni 3,53 persen yoy, PMI Jateng juga mengalami optimisme dan berada pada level ekspansi 52,42.
"Perkembangan tersebut mendorong optimisme pertumbuhan ekonomi Jateng akan kembali meningkat pada triwulan IV 2021," jelas Pribadi. (idy)
Baca juga: Kabar Duka Dunia Hiburan Kita : Rony Dozer Meninggal Dunia
Baca juga: Gerombolan Remaja Ditangkap Setelah Acungkan Celurit ke Petugas Patroli
Baca juga: Cara Membuat Donat Bomboloni Isi Coklat
Baca juga: Aipda WI Dipecat dari Kepolisian Setelah Tertangkap Tangan Bawa Sabu 10 Paket
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/acara-central-java-investment-business-forum-cjibf-2021.jpg)