Ini Penyebab Gagal Diet, Sudah Olahraga Tapi Berat Badan Tidak Turun
Hanya mengurangi porsi makan bukanlah cara diet yang benar. Atau mengangap lari-lari kecil setiap sore sebagai olahraga dan berharap dapat kurus dal
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
Bukan berarti harus mengurangi porsi makan atau tidak makan setelah berolahraga, namun perhatikan makanan yang masuk dan pastikan tidak memiliki kalori yang berlebih.
Usahakan makan sebelum jam 19.00 dimana kegiatan tubuh biasanya sudah tak banyak lagi.
Pilihlah makanan dengan karbo kompleks daripada karbo simpleks.
Karbo kompleks yang berasal dari gandum, kentang, beras merah, dan oats dapat dicerna lebih lama oleh badan dan disimpan sebagai energi.
Sedang karbo simpleks seperti nasi putih, gula tambahan, tepung-tepungan, dan minuman bersoda dicerna lebih cepat oleh tubuh, sehingga jika tidak berkegiatan, nutrisinya akan ditimbun sebagai lemak.
2. Kekurangan Kebutuhan Protein
Fungsi dari protein adalah untuk menambah masa otot.
Bagi yang sedang diet dan berusaha menurunkan berat badan, masa otot sangat diperlukan.
Masa otot yang kurang dapat menghambat proses pembakaran lemak.
Sehingga, jika masa otot bagus maka proses pembakaran lemak juga akan optimal.
Konsumsi makanan beprotein tidak boleh ditinggalkan saat sedang diet.
Makanan berprotein hewani adalah daging, telur, susu, keju, dan yogurt.
Sedangkan protein nabati dapat diambil dari tahu, bayam, dan kacang arab.
3. Tidak Cukup Minum Air Putih
Kebutuhan air setiap hari bagi setiap orang berbeda, tergantung dari aktivitas dan berat badan masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/menu-diet-ala-militer.jpg)