Berita Regional

Warga Penerima BLT Tergerak Lihat Jalan Rusak, Sisihkan Bantuan untuk Perbaikan Jalan

Tak perlu menunggu menjadi pejabat untuk ikut membangun jalan rusak. Setidaknya hal itu yang diyakini warga penerima  Bantuan Langsung Tunai (BLT)

Editor: rival al manaf
Dokumentasi
Jalan agro wisata Bonto Lojong di Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Jumat (27/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SULAWESI - Tak perlu menunggu menjadi pejabat untuk ikut membangun jalan rusak.

Setidaknya hal itu yang diyakini warga penerima  Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.

Setelah menerima uang tunai sumbangan mereka menyisihkannya untuk perbaikan jalan menuju Agrowisata Bonto Lojong.

Baca juga: Polisi Tilang Kendaraan Bandel yang Masih Parkir di Jalan Pancasila Tegal

Baca juga: Hotline Semarang: Kapan Layanan Ekspor Impor Kembali Dibuka

Baca juga: Rob Landa Jepara, Sejumlah Permukiman Warga Pesisir dan Area Pesawahan Terendam

Salah seorang penerima BLT, Jumaris mengatakan bahwa sumbangan yang ia berikan semata-mata untuk perbaikan jalan wisata.

"Kami warga Ujung Bulu merasa terpanggil untuk berpartisipasi pada proses perbaikan jalan karena objek wisata itu juga bakal kita nikmati kedepan," ujarnya via telpon, Jumat (27/5/2022).

Jumaris mengatakan menyumbangkan Rp 100 ribu dari Bantuan Langsung Tunai yang dia terima senilai Rp 900 ribu.

Di Desa Ujung Bulu warga penerima BLT sebanyak 122 orang, dan masing-masing warga menyumbangkan Rp 100 ribu

Menurut Jumaris, Agrowisata Bonto Lojong adalah wisata yang indah namun sayangnya tidak memiliki jalan yang memadai.

Sehingga para pengunjung kesusahan mencapai di puncak Agrowisata Bonto Lojong.

Bahkan ia mengaku untuk perbaikan jalan itu hanya diperjuangkan sendiri oleh kepala Desa Ujung Bulu beserta warganya.

Melihat itu, warga Desa Ujung Bulu berniat membantu kepala Desa agar bersama-sama berjuang memperbaiki jalan menuju agro wisata.

 "Jujur saya sebagai warga Ujung Bulu serasa ingin menangis dengan kondisi jalan disini, kenapa, seharusnya pemerintah daerah turun tangan," ungkapnya.

Sementara Kepala Desa Ujung Bulu Mansur yang pertama kali merintis Agrowisata Bonto Lojong terus melakukan perbaikan jalan.

Baca juga: Ijazah Rusak Karena Banjir Rob Masih Legal Kah? Begini Penjelasan Disdik Kota Semarang 

Baca juga: Rumah Karsan di Purbalingga Digeruduk Warga, Diduga Menyekap dan Mencabuli Gadis 12 Tahun

Baca juga: Pasar Hewan Ambarawa Masih Ditutup Saat Tanggal Pon Hari Ini, Pedagang Kambing Jualan di Luar

Makanya itu, ia berterima kasih kepada warga yang juga ikut menyumbang dan mendukung pembangunan serta perbaikan jalan agro wisata.

"Alhamdulillah, saya atas nama pemerintah desa bersama aparat sangat berterima kasih sudah mau membantu kami," kata Mansur selalu kepala desa.

Lanjutnya, dari hasil sumbangsi masyarakat untuk perbaikan jalan terkumpul sebanyak Rp.12 juta.

"Masing-masing warga menyumbang Rp.100 ribu ini berkat sumbangan warga. Dana yang terkumpul ada Rp12 juta lebih," tutupnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Usai Terima BLT, Warga Sumbang Rp 100 Ribu/orang Perbaikan Jalan Agrowisata Ujung Bulu Jeneponto, 

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved