Berita Pati

Akhirnya Terungkap, Ada Karaoke Plus Berkedok Warung di Margoyoso Pati, Sarmini Juga Jual Miras

Pemilik warung dan tiga PK serta seorang tamu yang kedapatan sedang berkaraoke dibawa ke kantor Satpol PP Pati untuk mendapatkan pembinaan. 

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
PEMKAB PATI
Petugas Satpol PP Kabupaten Pati merazia sebuah warung makan di Desa Margotuhu, Kecamatan Margoyoso, Selasa (19/7/2022). Warung ini secara terselubung menyediakan fasilitas karaoke dan miras. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Petugas Satpol PP Kabupaten Pati merazia sebuah warung di Desa Margotuhu, Kecamatan Margoyoso, Selasa (19/7/2022).

Petugas merazia warung makan tersebut lantaran di dalamnya dilengkapi dengan room karaoke.

Warung itu juga menyediakan para wanita pemandu lagu dan menjual minuman keras. 

Baca juga: Dapur Umum di Bulumanis Kidul Pati Sediakan Ribuan Bungkus Makanan untuk Korban Banjir Bandang

Baca juga: Persipa Pati Tahan Imbang PSIS Semarang 1-1, Laga Uji Coba

Kasi Penindakan Satpol PP Kabupaten Pati, Endang Sulistiyani mengatakan, pihaknya mendapatkan aduan dari masyarakat tentang adanya aktivitas "mencurigakan" tersebut. 

Mereka resah dengan aktivitas di warung milik Sarmini (65) tersebut.

"Setelah kami cek ternyata benar."

"Di dalam warung makan itu ada satu room karaoke."

"Di situ juga menyediakan PK (pemandu karaoke) dan menjual miras."

"Jelas itu melanggar aturan, baik aturan peredaran miras maupun aturan perizinan tempat hiburan," jelas dia kepada Tribunjateng.com, Selasa (19/7/2022).

Baca juga: Bupati Pati Haryanto Sebut Kerugian Akibat Banjir Bandang Capai Rp 32 Miliar

Baca juga: Mudahkan Izin Usaha, Pemkab Pati Luncurkan Gerai Sunday Morning Service

Endang menyebut, dalam razia yang pihaknya lakukan, pemilik warung dan tiga PK serta seorang tamu yang kedapatan sedang berkaraoke dibawa ke kantor Satpol PP Pati untuk mendapatkan pembinaan. 

"Beberapa botol minuman keras juga kami sita dari warung itu," kata dia. 

Ia menambahkan, pemilik warung juga diminta untuk menandatangani surat pernyataan untuk tidak melanjutkan usahanya itu. 

Jika di kemudian hari didapati masih ada fasilitas tempat karaoke dan penjualan miras di warung, pemilik warung akan disanksi lebih berat.

"Kalau hanya berjualan sebagaimana warung makan pada umumnya, silakan," pungkas dia. (*)

Baca juga: PKB Kota Semarang: Kaji Ulang Kebijakan Jam Kerja ASN Lingkungan Pendidikan

Baca juga: Karena Ini, Bupati Dico Yakini Bulan Depan Harga Cabai Mulai Stabil di Kendal

Baca juga: Pendirian Koperasi Bakal Diperketat di Karanganyar, Martadi: Kami Bukan Mempersulit

Baca juga: Ini Revisi Jadwal Kepulangan Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved