Berita Kriminal

9 Saksi Sudah Diperiksa Polisi, Update Kasus Tuduhan Pelecehan Seksual di RSUD RA Kartini Jepara

Pihak RSUD RA Kartini Jepara dan perawat AA melaporkan akun @UpWanita ke polisi karena dinilai telah melakukan pencemaran nama baik.

TRIBUN JATENG/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Fachrur Rozi memberikan keterangan ihwal dugaan pelecehan seksual di RSUD RA Kartini Jepara, Jumat (29/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Kasus tuduhan pelecehan seksual yang terjadi di RSUD RA Kartini Jepara masih belum menemui titik terang.

Polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mencari siapa di sosok di balik akun Twitter @UpWanita.

Akun itu yang pertama kali bersuara dan memberikan kesaksian bahwa perawat di RSUD RA Kartini berinisial AA telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

Baca juga: Laga Ujicoba Persijap Jepara Vs Persipa Pati, Tuan Rumah Sediakan 5.000 Tiket

Baca juga: Cerita Kepanikan Warga, Khawatir Api Merembet ke Rumah, Gudang Limbah Kertas di Jepara Terbakar

Baca juga: Gudang Mebel di Tahunan Jepara Terbakar, Pemilik Alami Kerugian Milyaran Rupiah

Baca juga: Inilah Sosok CG Pelaku Perusakan Motor Pemuda Jepara di Nalumsari, Korban Tewas

Atas tuduhan ini, pihak RSUD RA Kartini Jepara dan perawat AA melaporkan akun @UpWanita ke polisi karena dinilai telah melakukan pencemaran nama baik.

Hingga kini, Polres Jepara masih memeriksa sejumlah saksi ihwal laporan tersebut.

"Sampai saat ini, kami sudah memeriksa tujuh saksi," kata Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Fachrur Rozi kepada Tribunjateng.com, Jumat (29/7/2022).

Dia membeberkan, tujuh saksi itu termasuk pihak pelapor.

Rencananya, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan memeriksa dua orang saksi lagi.

Dia berkata, penyelidikan kasus ini menemui kendala.

Pihaknya masih kesulitan melacak pemilik akun @UpWanita.

Kendati demikian, dia menegaskan Satreskrim Polres Jepara terus berupaya agar kasus ini menemui titik terang. (*)

Baca juga: Anggaran Pilkada Kudus 2024 Capai Rp 59 Miliar, Naily Syarifah: Masih Bisa Dirasionalisasi Lagi

Baca juga: KPU Kudus Tunggu Teknis Verifikasi Faktual Partai Peserta Pemilu 2024, Semua Keputusan di Pusat

Baca juga: UPDATE Kasus Percobaan Penculikan Siswa SD di Salatiga, Ini Kata Kapolres AKBP Indra Mardiana

Baca juga: Satu Suro di Gunung Lawu Karanganyar, Relawan Disebar ke Tiap Pos Pendakian Via Cemoro Kandang

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved