Berita Kesehatan
Jangan Pernah Disepelekan! Risiko Tinggi Ibu Hamil Terserang Flu
Ibu hamil yang terkena flu dapat berada dalam kondisi yang harus segera ditangani, seperti bronkitis hingga pneumonia.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Jangan pernah kamu sepelekan jika istri atau saudaramu yang sedang hamil mengalami sakit flu.
Bagi ibu hamil dan mengalami flu, memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan lainnya.
Karenanya, perlu kiranya dipahami bersama terkait artikel di bawah ini tentang risiko dan cara mengurangi risiko sejak dini.
Baca juga: Enam Cara Mudah Menyembuhkan Flu
Baca juga: 7 Obat Alami untuk Mengatasi Flu, Langsung ke Dokter Jika Menunjukkan Gejala Ini
Setiap orang punya risiko tertular flu.
Namun, ibu hamil atau yang baru melahirkan lebih rentan tertular dan bisa merasakan gejala yang parah.
Gejala flu pada ibu hamil umumnya sama dengan orang lain.
Yakni meliputi batuk, sakit tenggorokan, demam, pusing, dan pilek.
Kendati demikian, menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), wanita hamil lebih berisiko mengalami gejala dan komplikasi parah akibat flu.
Hal ini karena paru-paru, jantung, dan sistem kekebalan tubuh mereka berubah selama kehamilan.
Bahaya flu pada ibu hamil
Ibu hamil yang terkena flu dapat berada dalam kondisi yang harus segera ditangani, seperti bronkitis hingga pneumonia.
Selain itu, ada komplikasi lebih serius terkait flu selama kehamilan yaitu.
Syok septik
Kondisi mengancam jiwa yang disebabkan karena infeksi.
Infeksi ini meluas sehingga bisa mengakibatkan kegagalan organ dan tekanan darah yang sangat rendah.
Meningitis
Radang otak dan sumsum tulang belakang, biasanya disebabkan oleh infeksi virus.
Ensefalitis
Radang otak yang umumnya disebabkan karena infeksi, tapi bisa juga oleh virus seperti flu.
Persalinan prematur
Bayi lahir sebelum minggu ke-37 kehamilan.
Berat badan lahir rendah
Kondisi saat bayi yang lahir memiliki berat kurang dari 2,5 kilogram.
Baca juga: Tiga Teh Ini Efektif Mencegah Flu dan Pilek
Baca juga: Daya Tahan Tubuh Lemah dan Mudah Flu? Coba Rutin Konsumsi Ramuan Jahe
Cegah flu dengan vaksin
Mencegah penularan penyakit flu adalah cara terbaik yang harus dilakukan para ibu hamil.
Salah satu cara pencegahannya yaitu dengan menerima vaksin flu atau influenza.
Mengutip jurnal Clinical Infectious Diseases yang terbit pada 2016, penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa vaksin influenza tidak menyebabkan kenaikan risiko lahir mati atau still birth.
Vaksin influenza juga membuat bayi lebih sehat dan terhindar dari penularan virus flu pada 6 bulan pertama kehiidupannya.
Oleh sebab itu, disimpulkan bahwa vaksin influenza sangat aman dan berguna bagi para ibu hamil.
Kendati demikian, ibu hamil tidak boleh menerima vaksin influenza semprot atau live attenuated influenza vaccine (virus influenza hidup yang dilemahkan atau LAIV).
Pasalnya, vaksin influenza semprot mengandung mikroorganisme hidup dari virus.
Mikroorganisme tersebut dapat melewati plasenta dan menyebabkan infeksi virus pada janin.
Ibu hamil juga dapat mencegah penularan flu dengan cara berikut.
- mencuci tangan dengan air hangat dan sabun
- istirahat yang cukup
- menghindari kontak dekat dengan keluarga atau teman yang sakit
- mengurangi stres
- olahraga secara teratur sesuai anjuran dokter spesialis kandungan
- menjaga asupan nutrisi
(*)
Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul Bahaya Flu pada Ibu Hamil, Pantang Disepelekan
Baca juga: Tunggakan Pajak Kendaraan Warga Blora Capai Rp 12,4 Miliar, Tertinggi di Lima Kecamatan Ini
Baca juga: Kabar Duka Hari Ini, Komedian Eddy Gombloh Meninggal Dunia, Dimakamkan Besok Jumat di Jakarta
Baca juga: Sikap Cristiano Ronaldo Kembali Jadi Sorotan, Kali Ini Bikin Erik ten Hag Kesal
Baca juga: Selangkah Lagi, Tiga Calon Pemain Naturalisasi Gabung Timnas Indonesia, Tunggu Persetujuan DPR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-hidung-tersumbat-atau-ilustrasi-flu.jpg)