Berita Batang

Data Pelaporan WNA di Batang Masih Lemah, Mengapa?

Keberadaan WNA di wilayah Batang belum ada pelaporan mengganggu ketertiban masyarakat yang berpotensi mengganggu kestabilan politik.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TIM PORA BATANG
Suasana Rapat Tim Pengawasan Orang Asing di Hotel Sendang Sari Batang, Selasa (9/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Warga negara asing (WNA) di Kabupaten Batang cukup banyak yang bekerja di beberapa perusahaan. 

Keberadaan mereka selama ini belum ada pelaporan yang menggangu ketertiban masyarakat.  

Hal itu diungkapkan Kepala Kesbangpol Kabupaten Batang, Agung Wisnu Barata dalam Rapat Tim Pengawasan Orang Asing di Hotel Sendang Sari Batang, Selasa (9/8/2022).

Baca juga: Tingginya Angka Pernikahan Dini di Batang, Hingga Pertengahan Tahun Ini Saja Capai 224 Permintaan

Rapat Tim Pengawasan Orang Asing dibuka Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Jawa Tengah, Wisnu Daru Fajar dan diikuti Forkopimda.

"Keberadaan WNA di Batang belum ada pelaporan mengganggu ketertiban masyarakat yang berpotensi mengganggu kestabilan politik," tutur Kepala Kesbangpol Batang, Agung Wisnu.

Ia pun tak menampik jika ada kelemahan data terkait orang asing. 

Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan langkah secara konkret untuk memperbaiki data.

"Kami membuat surat kepada perusahaan tentang tenaga kerja asing dan Camat untuk melaporkan keberadaan orang asing di wilayahnya,"ungkapnya. 

Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Ali Nurudin yang hadir dalam rapat tersebut menyatakan kesediaan membantu pendampingan pidana keimigrasian ataupun gugatan di PTUN.

"Kami harap instansi lainnya juga bersinergi dan berkolaborasi dalam Timpora Kabupaten Batang," ujarnya.

Baca juga: Purwaniti Sugeng Sudiharto Jabat Ketua TP PKK Kabupaten Batang

Baca juga: Sambut HUT ke-77 RI, Pemkab Batang Berikan 250 Bantuan Sosial

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang, Arvin Gumilang mengatakan, Tim Pora merupakan gabungan antar instansi Forkominda Kabupaten Batang untuk melakukan pengawasan dan penindakan terhadap orang asing. 

Ia menyebutkan, berdasarkan data orang asing di Kabupaten Batang ada 153 orang.

"Data orang asing ini pasti berbeda karena kami berdasarkan izin tinggal atau domisili," ungkapnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (10/8/2022).

Oleh karena itu, penting sekali adanya komunikasi dan koordinasi terkait informasi keberadaan orang asing di lingkungan kabupaten untuk menjaga keamanan wilayah di Kabupaten Batang

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved