Berita Kudus

382 Buruh Rokok di KIHT Kudus ‎Terima BLT Bulan Juni dan Juli: Pakai Untuk Yang Bermanfaat

Penyaluran BLT sebesar Rp 300 ribu per bulan tersebut merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan secara bertahap sampai 31 Agustus 2022

Penulis: raka f pujangga | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Raka F Pujangga
Buruh rokok PR Rajan Nabadi menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk bulan Juni dan Juli di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Kudus, Jumat (12/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) tahap pertama pada bulan Juni dan Juli 2022, di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Kudus, Jumat (12/8/2022).

Penyaluran BLT sebesar Rp 300 ribu per bulan tersebut merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan secara bertahap sampai 31 Agustus 2022.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, Agung Karyanto menjelaskan, BLT yang akan diberikan kepada buruh di Kabupaten Kudus melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebanyak 39.417 orang‎.

Khusus penyaluran di KIHT, bersama Bank Jateng akan menyalurkan BLT kepada sebanyak 382 orang yang bekerja di 11 pabrik.

"‎Sampai 31 Agustus rencana akan disalurkan BLT kepada 39.417 buruh rokok. Khusus hari ini 382 orang, nanti akan diberikan bertahap," ujar dia, saat ditemui disela-sela penyaluran BLT

Sedangkan buruh yang berasal dari luar Kabupaten ‎Kudus akan diakomodir melalui DBHCHT 2022 dari Provinsi Jawa Tengah.

"Kudus dapat alokasi BLT sebanyak 24.943 orang yang berasal dari anggaran Provinsi Jateng," ujar dia.

‎Penyaluran BLT melalui APBD Provinsi Jateng disalurkan melalui Kantor Pos Indonesia, sedangkan APBD Kudus disalurkan secara tunai.

"‎BLT disalurkan tunai keras langsung ke penerima berbasis NIK (nomor induk kependudukan-red). Ada jadwal penyalurannya," jelas dia.

‎Sedangkan tahap kedua untuk bulan Agustus dan September akan diberikan pada bulan September 2022.

Penyaluran BLT diberikan pada akhir bulan agar tidak ada pekerja yang sudah menerima kemudian mengundurkan diri.

"‎Kami berikan datanya biar up to date, didekati dengan akhir bulan," ujar dia.

Dia berharap, BLT yang diberikan kepada buruh rokok tersebut dapat bermanfaat dan dimaksimalkan sesuai kebutuhan masing-masing.

"Tidak semata-mata konsumtif‎, tetapi BLT juga bisa dipakai untuk yang lebih bermanfaat," ujarnya. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved