Berita Batang

Berlaku Cuma Sepanjang Agustus di Batang, Denda Bayar Pajak Bumi Bangunan Dibebaskan

Realisasi penerimaan asli daerah (PAD) Kabupaten Batang dari sektor pajak hingga 8 Agustus 2022 mencapai Rp 12,7 miliar.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
ILUSTRASI permukiman penduduk di Kabupaten Batang, Minggu (14/8/2022). Pemkab Batang membebaskan denda pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi yang terlambat selama Agustus 2022 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kabar gembira bagi warga Kabupaten Batang, dalam menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Pemkab Batang membebaskan denda pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi yang terlambat.

Hal itu disampaikan Kabid Penagihan, Evaluasi, dan Pelaporan PAD DPPKAD Kabupaten Batang, Anisah.

"Warga hanya bayar pokoknya, tidak dibatasi tahunnya."

Baca juga: Gelar Bimtek Kekayaan Intelektual, Bapelitbang Batang Berikan Pemahaman Pentingnya HAKI

Baca juga: Pj Bupati Batang Lepas Kontingen Pramuka Ikuti Jambore Nasional 2022

"Berlaku sepanjang Agustus 2022."

"Kalau sudah September 2022, dendanya dihitung lagi," tuturnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (14/8/2022).

Selain itu, pihaknya juga menggelar gebyar pajak tahap II berhadiah sepeda motor, kulkas, dan lain sebagainya.

Berbeda tahap I, undian dengan struk restoran tidak dibatasi minimal transaksi. 

"Warga bisa ikut undian meski hanya beli es teh."

"Sedangkan untuk kesempatan undian PBB, otomatis ikut ketika warga Batang sudah membayar," ujarnya.

Baca juga: Diteror, Direktur PT Sparta Putra Adhyaksa Resmi Laporkan Dugaan Pengancaman ke Polres Batang

Baca juga: Study Banding, Pemkab Brebes Ingin Adopsi dan Tiru Sistem MPP Batang

Dia menjelaskan berbagai cara ditempuhnya untuk meningkatkan pendapatan dari pajak.

Cara lainnya adalah terjun langsung ke berbagai acara di masyarakat. 

"Belum lama ini kami buka stan di pasar kliwonan, lumayan dapat Rp 10 juta."

"Kami juga buka stan setiap car free day (CFD)."

"Pernah dalam sehari kami bisa menarik pajak Rp 17 juta," jelasnya.

Sementara itu untuk, realisasi penerimaan asli daerah (PAD) dari sektor pajak hingga 8 Agustus 2022 mencapai Rp 12,7 miliar. (*)

Baca juga: Inilah Sosok Yogi Prastowo Pemuda Gembong Purbalingga Pembuat Motor Listriku

Baca juga: 4 Cara Menghilangkan Rasa Marah Seperti yang Diajarkan Rasulullah

Baca juga: Doa Agar Haid Cepat Keluar

Baca juga: Hendi Inisiasi Urban Downhill dan Pasar Apung Untuk Tingkatkan Ekonomi Semarang

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved