Berita Karanganyar

Bagian Utama Candi Cetho Karanganyar Direhab, Target Rampung November 2022

Sementara ini pengunjung Candi Cetho Karanganyar tidak diperbolehkan mengakses bagian utama candi karena saat ini masih dilakukan rehabilitasi.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
BPCB JATENG
Kondisi bagian utama Candi Cetho, Kabupaten Karanganyar saat dilakukan rehabilitasi, Selasa (30/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng melakukan rehabilitasi pada bagian utama Candi Cetho yang terletak di Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar.

Pelaksana Lapangan Rehabilitasi Candi Cetho dari BPCB Jateng, Eko Arifianto menyampaikan, rehabilitasi bagian utama candi telah dimulai pada Juni 2022.

Sesuai program kerja, pengerjaannya akan selesai pada November 2022.

Baca juga: Diskominfo Karanganyar: 10 Menara Telekomunikasi Belum Berizin, Tersebar di 5 Kecamatan

Baca juga: Ini Cara Pelaku UMKM di Karanganyar Siasati Harga Telur Yang Naik

Baca juga: Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar Mulai Dibongkar

Baca juga: Toko Kelontong di Kebakkramat Karanganyar Ini Ketahuan Jual Miras, 60 Botol Berbagai Merek Disita

"Tahun ini kami rehab Candi Cetho di bagian utama."

"Meliputi keseluruhan mulai dari bagian selasar bawah, (dinding) tubuh candi, pagar langkan, dan gapura," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (30/8/2022).

Dia menuturkan, rehabilitasi yang dilakukan berupa penambahan komponen batu baru pada bagian selasar.

Komponen batu yang digunakan yakni batu andesit yang sejenis batu di kawasan candi tersebut.

Pengadaan batu andesit tersebut dilakukan melalui tender.

"Kerusakan paling menonjol ada pada dinding tubuh candi sisi utara terjadi deformasi, batu-batunya sudah kami perbaiki," ucapnya.

Dia menambahkan, sementara pengunjung tidak diperbolehkan mengakses bagian utama candi karena saat ini masih dilakukan rehabilitasi.

"Hanya bagian utama, hanya petugas yang boleh masuk."

"Kalau bagian lainnya masih bisa diakses pengunjung," jelas Eko. (*)

Baca juga: Asal Muasal 12 Santri di Tangerang Jadi Tersangka, Korban Meninggal Dikeroyok Seusai Mengaji

Baca juga: Kasus Cabul di Gringsing Batang, Disdikbud Siapkan Trauma Healing, Pelaku Guru Agama Warga Kendal

Baca juga: UPDATE Kasus Guru Agama Cabuli Siswa, Pelaku Berstatus PNS, Begini Reaksi Disdikbud Batang

Baca juga: Apa Motif JHK Curi Ratusan Berkas di Kantor DPRD Pati? Pelaku Warga Dukuhseti

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved