Konflik Rusia dan Ukraina
Serangan Bom Mobil Tewaskan Pejabat Pro Rusia di Ukraina Selatan
Artyom Berdin tewas setelah mobil yang dinaikinya meledak. Serangan diduga dilakukan oleh penyusup dari Ukraina.
TRIBUNJATENG.COM – Ledakan bom mobil di Ukraina bagian selatan menewaskan seorang pejabat wilayah dari pihak yang diakui Rusia.
Artyom Bardin, kepala administrasi militer-sipil yang dikendalikan Rusia di kota Berdyansk, menjadi korban dalam insiden tersebut.
Artyom Berdin tewas setelah mobil yang dinaikinya meledak.
Baca juga: Mantan Jurnalis Rusia Divonis Penjara 22 Tahun Atas Tuduhan Pengkhianatan
Serangan diduga dilakukan oleh penyusup dari Ukraina.
Kota Berdyansk direbut oleh pasukan Rusia di awal konflik yang sedang berlangsung antara Moskow dan Kiev dan tetap berada di bawah kendali Rusia sejak saat itu.
Sebuah ledakan kuat menghantam mobil Bardin saat diparkir di dekat kantor administrasi setempat.
Tiga kendaraan sipil lainnya rusak dalam ledakan itu, media Rusia melaporkan.
Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan mobil pejabat itu hangus terbakar.
Siapa di balik serangan itu masih belum jelas. Pihak berwenang setempat sebelumnya mengatakan bahwa mereka masih mencari unit sabotase dan pengintaian Ukraina.
Bardin dilaporkan satu-satunya orang yang terluka dalam ledakan itu.
Pria itu dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius dan kematiannya kemudian dikonfirmasi oleh pemerintah setempat.
“Menurut informasi kami, dia meninggal karena luka-lukanya,” kata Vladimir Rogov, anggota administrasi Wilayah Zaporozhye, kepada wartawan.
Rogov juga mengatakan bahwa pihak berwenang setempat menganggap insiden itu sebagai serangan teroris yang dilakukan oleh “teroris rezim Zelensky,” merujuk pada Presiden Ukraina Vladimir Zelensky.
Bom Mobil Sebelumnya
Ini bukan kasus pertama di wilayah Ukraina selatan yang dikuasai Rusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi_20180515_160317.jpg)