Berita Jateng

GILA BOS! Pengakuan Pelaku Pembobol Mesin ATM Di Tegal Hanya Butuh Waktu 15 Menit Setiap Beraksi

Empat pelaku pembobol dan pencuri mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI unit Gumayun Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal tertangkap.

Rahdyan Trijoko Pamungkas
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menanyai pelaku pembobol ATM di unit Gumayun Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL -- Empat pelaku pembobol dan pencuri mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI unit Gumayun Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal tertangkap.

Bedasarkan data yang diterima tribunjateng.com keempatnya ditangkap di Jalan Majapahit Semarang pada Rabu (14/9/2022). 

Empat pelaku yang ditangkap yakni Agung Kurniawan warga Cilincing Jakarta Utara, M Yulisdianto warga Songgom Kabupaten Brebes, Saeful Rohman warga Pasomalang Subang, dan Saat Budi Ladi warga Pedurenan Bekasi Kota.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menuturkan pelaku merupakan spesialis mesin ATM yang telah melakukan aksinya di sejumlah provinsi.

Pada wilayah Polda Jawa Tengah pelaku beraksi di 4 tempat kejadian perkara (TKP), Polda Jatim di 1 TKP, Polda Jabar 3 TKP.

"Total kerugian khusus di wilayah Polres Tegal mencapai Rp 1,8 miliar," ujarnya, Senin (26/9/2022).

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi tunjukan barang bukti peralatan berupa las yang digunakan pelaku untuk membobol ATM. Barang bukti lainnya kotak uang atm.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi tunjukan barang bukti peralatan berupa las yang digunakan pelaku untuk membobol ATM. Barang bukti lainnya kotak uang atm. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Menurut Jenderal bintang dua, pengungkapan kasus pembobolan ATM Polres Tegal dibantu Polda Jateng dengan metode scientific crime investigation yakni pengenalan wajah pelaku yang terekam CCTV.

 Pihaknya akan mengembangkan kasus tersebut hingga wilayah jajaran Polda lainnya yakni Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Pelaku ada empat orang berdasarkan hasil peneluisuran CCTV, berhasil kita ungkap pelakunya," tuturnya.

Ia mengatakan pelaku membobol ATM dengan menggunakan perlatan diantaranya las, dan linggis. Namun Kapolda tidak menerangkan cara pelaku membobol ATM.

Sementara itu pelaku Agung Kurniawan mengaku hanya membutuhkan waktu 15 untuk membongkar mesin ATM. Dirinya melakukan aksinya hanya di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sementara ia menepis telah membobol ATM di wilayah Jawa Timur tepatnya Madiun.

"Kalau di Madiun tidak pernah. Kalau di Jawa Barat di wilayah Cirebon melakukan di 2 ATM," ujarnya.

Terkait hasil ia menuturkan semua pelaku yang ikut bersamanya mendapatkan hasilnya. Namun jumlah uang yang diterima masing-masing pelaku tidak merata.

"Ada yang dapat Rp 25 juta, ada juga yang 15 juta. Uangnya digunakan untuk foya-foya termasuk judi," kata dia. (*)

Baca juga: Disdikpora Kudus Mendalami Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Undaan

Baca juga: Kades Keser Kembalikan Infak Pembangunan Musala Dari 102 Penerima BLT

Baca juga: Lusa, Sopir Truk Kudus Bakal Terjun Lagi Ke Jalan Pantura

Baca juga: Cerita Mobil Milik Gandia Warga Pemalang Ketemu Setelah Hilang Dicuri 1,5 Bulan Lalu

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved