Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik Lebaran 2023

Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman Minta Pos Pantau Mudik Ditingkatkan, Ini Alasannya

Pemkot Semarang serta TNI maupun Polri diminta mengantisipasi empat hal dalam rangka persiapan arus mudik Lebaran 2023. 

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, memberikan pemaparan saat rapat koordinasi persiapan mudik Lebaran, di Balai Kota Semarang, Senin (10/4/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semaramg meminta Pemkot Semarang serta TNI maupun Polri mengantisipasi empat hal dalam rangka persiapan arus mudik Lebaran 2023. 

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan, empat hal tersebut adalah stabilitas pangan, ketersediaan bahan pokok, pos keamanan, dan komunikasi antarumat beragama. 

Stabilitas pangan menjadi hal yang tidak boleh ditinggalkan.

Stok bahan pokok serta harga harus stabil di pasaran. 

Baca juga: Longsor di Kalisidi Kabupaten Semarang, Jalan Penghubung Gunungpati-Ungaran Tertutup Total

Baca juga: Mbak Ita Minta Lurah dan Camat Beri Laporan Jalan Berlubang di Setiap Wilayah Kota Semarang

Adapun pos keamanan memang sudah ada setiap momentum Lebaran.

Namun, hal itu harus ditingkatkan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan para pemudik.

Pasalnya, diprediksi akan ada ledakan arus mudik.

Dimungkinkan, banyak pemudik masuk ke Semarang.

Pos pantau harus lebih siaga jika terjadi kerawanan. 

"Tiap tahun kan pasti ada pos-pos pengamanan, pos pemantauan nah ini harus ditingkatkan lagi."

"Karena pandemi sudah mereda pasti akan ada ledakan arus mudik dan orang-orang masuk ke Semarang pasti sangat banyak," papar Pilus, sapaanya melalui Tribunjateng.com, Senin (10/4/2023). 

Menurut Pilus, sangat diperlukan komunikasi dan koordinasi antarumat beragama dan organisasi masyarakat (ormas).

Semua stakeholder harus ikut bersinergi untuk bisa melakukan komunikasi dengan baik.

Dengan demikian, diharapkan dapat meredam gejolak-gejolak yang dimungkinkan bisa terjadi saat perayaan Idulfitri. 

“Paling tidak dengan komunikasi ini akan meminimalisir persoalan yang muncul di Kota Semarang," ujarnya. (*)

Baca juga: Mahasiswa Ancam Duduki Gedung DPRD Banyumas, Demo Tolak UU Cipta Kerja Diwarnai Aksi Bakar Ban

Baca juga: Alasan Kades se- Jepara Pilih NMAX Sebagai Motor Dinas: Kualitasnya Sudah Teruji

Baca juga: Entok Asap Warung Makan Kudusan Jadi Buruan Warga Saat Berbuka, Harga Jaminan Bersahabat

Baca juga: Bupati Blora: Mobil Dinas Baru Dilarang Parkir di Rumah Pak Camat, Guna Operasional Kecamatan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved