Berita Karanganyar

Dirut RSUD Karanganyar: Kami Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Pasien

Saat ini terdapat 366 tempat tidur pasien di RSUD Karanganyar, terdiri berbagai kelas dari VIP, kelas I, II, dan III.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Dirut RSUD Karanganyar, Dwi Rusharyati. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - RSUD Karanganyar berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan pasien.

Pernyataan tersebut disampaikan Dirut RSUD Karanganyar, Dwi Rusharyati saat survei penilaian akreditasi di Aula RSUD Karanganyar pada Kamis (4/5/2023).

Adapun penilaian tersebut dilakukan oleh pihak eksternal yakni lembaga independen penyelenggara akreditasi.

Dwi Rusharyati menyampaikan, RSUD Karanganyar telah menyandang akreditasi paripurna.

Kendati demikian, tetap dilakukan reakreditasi setiap tahunnya guna memastikan bahwa pelayanan dilakukan sesuai dengan standar.

Baca juga: Siswi SMP dan SMK Hamil Jadi Perhatian Khusus di Karanganyar

"Dilakukan reakreditasi untuk memastikan kembali, tentu harus ada upaya peningkatan dari tahun ke tahun dan secara umum sudah dinilai baik."

"Secara dokumen, tadi juga penilai ke lapangan ke IGD, bahkan ambulans juga dicek," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (4/5/2023).

Dia menuturkan, saat ini terdapat 366 tempat tidur pasien di rumah sakit daerah terdiri berbagai kelas dari VIP, kelas I, II, dan III.

Adapun surveior memberikan catatan saat melakukan penilaian terkait antrean pasien.

Pihaknya telah melakukan analisis terkait kondisi tersebut.

Baca juga: Penataan Kawasan Perkotaan, DPUPR Karanganyar Butuh Tambahan Crane Pemangkas Pohon

Dwi menjelaskan, sudah ada pendaftaran online guna memecah antrean.

Selain itu sudah ada rencana membangun gedung rawat jalan yang menghadap ke arah selatan.

Adapun selama ini pasien rawat jalan akses utamanya melalui pintu utara.

"Ini proses finaliasi, harapannya Mei (2023) sudah final," terangnya.

Sementara itu Sekda Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi menambahkan, fasilitas bagi pasein akan didorong supaya terus ditingkatkan begitu juga kapasitas SDM.

"Dokter umum dan spesialis mencukupi, ada 18 dokter umum dan 32 dokter spesialis."

"Kami tekankan yang berstatus PNS, mengutamakan pelayanan di rumah sakit," jelasnya. (*)

Baca juga: Halal Bihalal FKUB Jateng di Vihara Tanah Putih Semarang, Bhikku Cattamano: Potret Indah Indonesia

Baca juga: Keren! Ada Sekolah Gratis di Kabupaten Tegal, Inilah MTs Modern Al Quddusus Salam

Baca juga: Viral Pria Onani di Tempat Umum Sudah Ditangkap Polisi

Baca juga: Gandeng Pegiat Sampah, Pemkab Wonosobo Terus Upayakan Berbagai Solusi Penanganan Sampah

Sumber: Tribun Jateng
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved