Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Ekonomi Bisnis

Cerita Jatuh Bangun Perajin Keripik Tempe di Blora, Ketekunan Pasutri Ini Bisa Kuliahkan 3 Anaknya

Selain harga kedelai yang naik turun, kebutuhan minyak goreng kemasan dan aneka bumbu menjadi faktor penentu penjualan keripik tempe. 

Penulis: ahmad mustakim | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AHMAD MUSTAKIM
Seorang perajin keripik tempe di Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora memperlihatkan salah satu produk unggulannya, Senin (29/5/2023). 

Wanti pun bersyukur atas perhatian dari Pemkab Blora yang terus mendorong dan memotivasi para perajin keripik tempe

Beberapa pegawai dinas dan kantor sering memesan keripik tempe.   

“Bupati Arief Rohman pernah menawarkan untuk dibuat satu bendera saja."

"Tetapi masing-masing perajin itu sudah punya nama."

"Di situ kami bersaing secara sehat,” paparnya.   

Sementara itu, Isnandar dan Solekah, pasangan suami istri perajin keripik tempe kawakan yang diberi nama Mawar Mekar pun bersyukur produk yang dibuatnya masih laku dan diminati pembeli. 

Baca juga: Inilah Batik Jiwit Karya Siswa SMPN 1 Tunjungan Blora, Bakal Dijadikan Seragam Wajib Tiap Selasa

Baca juga: 472 Koperasi Berstatus Tak Aktif, Hingga Sekarang Izin Belum Dicabut, Ini Kata Dindagkop UKM Blora

“Saya ini memproduksi dan menjual keripik sudah 38 tahun bersama istri saya."

"Anak saya tiga, sudah berkeluarga semua."

"Dari hasil penjualan keripik ini, saya bersyukur bisa menguliahkan anak hingga tamat sarjana,” ungkap Isnandar kepada Tribunjateng.com, Senin (29/5/2023).

Kini, di usia paruh baya, dirinya bersama istri tinggal berdua di rumah sambil terus memproduksi keripik tempe di antara sejumlah warga pembuat keripik tempe lainnya di Kelurahan Kedungjenar. 

Pemesan bisa datang langsung atau menghubungi melalui telepon.

“Sekarang sudah mulai laku terjual lagi."

"Jadi perlahan-lahan bangkit kembali ekonomi rumah tangga kami,” terangnya. 

Kepala Kelurahan Kedungjenar, Suntarsih mengatakan, keripik tempe di wilayahnya telah menjadi ikon Kabupaten Blora sebagai sentra oleh-oleh khas Blora, tepatnya di Jalan Barito Kelurahan Kedungjenar Kecamatan Blora.

“Tentu saja kami terus mendorong dan membantu, membeli, serta mempromosikan melalui media sosial."

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved