Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

LDII

Negara tak Bisa Diam dalam Urusan Intoleransi, Asfinawati: Kebebasan Beragama Hak Asasi Manusia

Sejak mula pendirian Republik Indonesia, para Bapak Pendiri Bangsa memahami benar negara ini lahir berpondasi atas keberagaman dan perbedaan

Istimewa
Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Asfinawati. Mereka menegaskan hal tersebut dalam Focus Group Discussion (FGD) Kebangsaan yang diselenggarakan DPP LDII, Jakarta, Sabtu (23/12). 

Terkait kehadiran negara, Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI N.Rachmat mengungkapkan, untuk menguatkan ketertiban dan ketenteraman umum, dibentuklah Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) di bawah Kejaksaan. “Dengan pimpinan, Jaksa Agung RI, sekretaris dari Jamintel, dan perwakilan dari berbagai instansi, seperti Kemenag, TNI, Polri, dan lainnya,” ujarnya.

Bakor Pakem berwenang mengawasi dan mendeteksi dini aliran kepercayaan dan aliran keagamaan yang ada di masyarakat. Bakor Pakem juga menjadi wadah dan sharing, mengenai aliran kepercayaan dan aliran keagamaan, “Juga mencegah, infiltrasi, baik dari dalam, maupun luar negeri, yang berpotensi memecah anak bangsa,” pungkas N. Rachmat. (*)

Baca juga: Ada Tiga Masalah Toleransi, Ini Solusi dari LDII, Bicara Baik, Amanah dan Jangan Gampang Emosi

Baca juga: Hari Ibu : Ketua Bidang PPKK LDII Siti Nurannisaa : Jadi Pengingat Peran Strategis Ibu pada Bangsa

Baca juga: Finalisasi Program Kerja 2024 : Memperkuat Beberapa Aspek pada 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa

Baca juga: Pj Gubernur Jateng Buka Rakerwil LDII 2023, Tegoch : Mari Kita Wujudkan Jateng Religius

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved