Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Danan Ikhlaskan Kematian Putrinya, Korban Tewas Tembok Roboh di Banyumas Bertambah

Jumlah korban tewas dalam insiden tembok roboh di RT 02 RW 08 Kelurahan Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, bertambah

Editor: muslimah
Polresta Banyumas
Lokasi empat anak dibawah umur di RT 2 RW 8 Kelurahan Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas yang tertimpa tembok keliling rumah dan roboh, Senin (6/5/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS – Jumlah korban tewas dalam insiden tembok roboh di RT 02 RW 08 Kelurahan Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, bertambah satu lagi.

Dalam peristiwa yang terjadi, Senin (6/5/2024) lalu, empat anak tertimpa tembok keliling rumah yang roboh.

Setelah kejadian, para korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga dan RS Orthopedi, Purwokerto.

Seorang anak, NA (7), meninggal dunia, sesampai di Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga, tak lama setelah kejadian.

Korban kedua, KA (9), meninggal dunia di rumah sakit, Kamis (9/5), setelah menjalani perawatan selama tiga hari.

Baca juga: Berawal dari Titip Salam, Ini yang Membuat Rizky Febian Makin Cinta Mahalini, Hari Ini Menikah

Baca juga: Duel Maut di Temanggung 1 Tewas, Berawal Ucapan saat Video Call, Disaksikan Istri dan Rekan-rekan

Orang tua korban KA, Danan Kusmiri mengatakan, anaknya mengalami luka parah pada bagian kepala, serta patah tulang di bagian pinggang dan kaki.

"Saya sudah ikhlas, tidak mau ada tuntutan atau apa karena itu kan musibah," kata Danan kepada Tribun Jateng.

Menurut Danang, anaknya tidak sadarkan diri hingga mengembuskan napas terakhirnya.

Danang mengatakan, peristiwa nahas itu menimpa anaknya dan teman-temannya saat sedang berjalan kaki selepas mengaji.

"Lagi jalan, pulang ngaji mau ke rumah. Kejadiannya saya kurang tahu persis, waktu itu saya sedang di luar kota," kata Danang.

Penyelidikan

Sementara itu, Kapolsek Purwokerto Selatan, Kompol Puji Nurochman mengatakan, peristiwa tembok roboh terjadi, pada Senin pukul 17.00.

“Pada saat kejadian, ada satu yang meninggal. Adapun pada Kamis (kemarin—Red), ada satu lagi yang meninggal dunia. Korban mengalami luka pada bagian kepala," kata Puji kepada Tribun Jateng.

Puji mengatakan, saat ini masih melakukan penyelidikan termasuk menjadi penyebab tembok roboh.

Tembok keliling tersebut memiliki tinggi 3 meter dan panjang kurang lebih 16 meter.

Puji menjelaskan, saat kejadian keempat anak tersebut sedang pulang mengaji.

Berdasarkan keterangan warga, anak-anak sedang pulang mengaji dan biasanya mampir jajan ke warung dengan melewati jalan yang di sampingnya ada tembok keliling.

Tembok bagian belakang rumah Watno tersebut diduga sudah lapuk.

Tembok roboh tersebut menimpa empat anak, yakni NA (7), AF (9), KA (9), dan KN (4). Semuanya merupakan anak perempuan.

Berdasarkan keterangan saksi, sekira pukul 16.30, Rinawati (31), warga setempat, yang sedang berada di depan rumah tiba-tiba mendengar suara tembok roboh.

Rinawati mendekati tembok belakang rumah Watno yang diketahui roboh tersebut. Dia juga melihat empat anak yang terkena robohan tembok.

Rinawati kemudian meminta tolong kepada warga sekitar. Warga pun berupaya menyelamatkan para korban.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kata Puji, tembok pagar keliling belakang rumah Watno yang roboh sudah berdiri sejak tahun 2010. (jti)

Jumlah korban tewas dalam insiden tembok roboh di RT 02 RW 08 Kelurahan Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, bertambah satu lagi

Dalam peristiwa yang terjadi, Senin (6/5) lalu, empat anak tertimpa tembok keliling rumah yang roboh

Seorang anak, NA (7), meninggal dunia, sesampai di Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga, tak lama setelah kejadian

Korban kedua, KA (9), meninggal dunia di rumah sakit, Kamis (9/5), setelah menjalani perawatan selama tiga hari. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved