Berita Internasional
Ramai-Ramai Resign, Pegawai Profesional di China Lebih Pilih Jadi Pekerja Kasar
Di China, pekerja ramai-ramai mengundurkan diri atau resign dari perusahaan dan memilih untuk bekerja sebagai buruh lepas.
Survei platform perekrutan China, Zhaopin yang diluncurkan pada Juni 2024 menunjukkan, permintaan pekerja buruh di China naik 3,8 lipat pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama pada 2019.
Pekerja kasar yang dimaksud adalah pengemudi truk, pelayan, teknisi, serta jasa pengiriman.
Selain permintaan yang meningkat, gaji pekerja kerah biru itu juga naik. Karenanya, banyak pegawai profesional yang akhirnya memilih "banting stir" jadi pekerja kasar.
Tren peralihan pegawai profesional ke pekerja kasar ini juga dirasakan anak muda di China pada 2023.
Dilansir dari The New York Times, pemuda di China memilih meninggalkan pekerjaan bergengsi dan bertekanan tinggi, demi menjadi pekerja kasar.
Namun, skala tren tersebut sulit untuk diukur. Hanya saja, unggahan media sosial yang mendokumentasikan seorang akuntan yang beralih menjadi penjaga kasir di toko kelontong, viral di media sosial dan dilihat lebih dari 28 juta kali. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pegawai Profesional di China Ramai-ramai "Resign", Lebih Pilih Jadi Pekerja Kasar"
Baca juga: 6 Orang Tewas Diracun di Kamar Hotel Thailand, Pembunuhan Diduga Terkait Perselisihan Bisnis
| Kapal Tanker Arab Diserang Bajak Laut Somalia, Kapten dan ABK Indonesia Disandera Diancam Dieksekusi |
|
|---|
| Mengenal Anak Indigo: Sejarah dan Asal-usul yang Sudah Ada Sejak Tahun 1970-an |
|
|---|
| Iran Umumkan Selat Hormuz Terbuka untuk Kapal Komersial, Ini Reaksi Trump, Harga Minyak Turun |
|
|---|
| Ribuan Lebah Serbu Kota-kota di Israel, Apa yang Terjadi? Ini Analisa Pakar |
|
|---|
| Trump Klaim "Kemenangan", Sinyal Militer AS Bakal Cabut dari Iran? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pekerja-society.jpg)