DPRD Kabupaten Jepara
DPRD Jepara Terima Ranperda Perubahan APBD TA 2024, Ada Peningkatan
DPRD Kabupaten Jepara menerima laporan penyampaian Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 dari Pemerintah Kabupaten Jepara
TRIBUNJATENG, JEPARA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara menerima laporan penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 dari Pemerintah Kabupaten Jepara.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sementara Kabupaten Jepara Agus Sutisna dan dihadiri Sekda Jepara Edy Sujatmiko mewakili Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta yang digelar di Gedung Graha Paripurna DPRD Jepara, Kamis (19/9/2024).
Seusai melaksanakan rapat tersebut, Ketua DPRD Sementara Kabupaten Jepara Agus Sutisna menyampaikan bahwa setelah mendapati laporan Ranperda ini, pihaknya akan menindaklanjuti ranperda perubahan APBD TA 2024 yang akan dibahas oleh tim khusus pada jadwal selanjutnya, yaitu pada Jum'at (20/9) dan Senin (23/9).
"Sesuai dengan rancangan kerja yang diputuskan kita akan membahas dan dijadwalkan selama dua hari. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan cepat," kata Agus Sutisna kepada Tribunjateng, Kamis (19/9/2024).
Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Pemkab Jepara dalam Rancangan Perubahan APBD TA 2024 ini cukup memprihatinkan.
Sebagai legislatif juga memahami karena kondisi tersebut memang yang dihadapi oleh Pemkab Jepara.
Agus ingin, dengan adanya perubahan APBD TA 2024 ini bisa menjadi bahan evaluasi bersama, baik legislatif maupun eksekutif untuk membenahi rancangan APBD selanjutnya.
Sehingga, rasionalisasi yang terjadi menyangkut hibah dan bantuan keuangan bisa direncanakan lebih baik lagi.
"Artinya ini tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami secara signifikan. Kita akan melihat pendapatan ini menjadi pedoman pembuatan rancangan selanjutnya, sehingga bisa lebih baik," terangnya.
Di sisi lain, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta melalui Sekda Jepara Edy Sujatmiko memaparkan bahwa perubahan APBD TA 2024 diantaranya, pendapatan daerah yang semula direncanakan Rp 2,416 Triliun menjadi Rp 2,474 Triliun.
Belanja daerah yang semula direncanakan Rp 2,521 Triliun menjadi Rp 2,545 Triliun. Defisit yang semula direncanakan Rp 105 Miliar menjadi Rp 71 Miliar.
"Saya berharap pembahasan nanti dapat berjalan dengan lancar dan secepatnya dapat segera kami setujui bersama. Sehingga, dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku agar semua program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan," tutupnya. (Ito)
DPRD Jepara Dorong Pemkab Lakukan Betonisasi di Jalan Berkontur Tanah Gembur |
![]() |
---|
DPRD Jepara Tinjau Pengaspalan Jalan di Desa Singorojo Mayong |
![]() |
---|
DPRD Jepara Bangga Putra Asli Jepara Masuk Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo |
![]() |
---|
Anggota DPRD Jepara Gus Haiz Dapat Aduan Jalan Rusak Ketika Reses |
![]() |
---|
DPRD Jepara Ingin Pemerintahan Kabinet Merah Putih Bisa Evaluasi Kurikulum Merdeka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.