Berita Blora
Program Makan Bergizi Gratis Diharapkan Bisa Menekan Masalah Gizi di Blora
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mulai diterapkan di Blora sejak Senin (13/1/2025) lalu, sampai sekarang
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mulai diterapkan di Blora sejak Senin (13/1/2025) lalu, sampai sekarang.
Diharapkan penerapan MBG bisa segera diterapkan merata di Blora. Hal itu agar masalah gizi yang ada di di Blora bisa ditekan.
Dalam hal ini, masalah gizi bukan hanya stunting saja. Tetapi masalah gizi seperti balita under weight (berat badan dibawah standar), balita wasting (berat badan menurun), itu juga penting untuk diperhatikan.
Ketua DPC Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Blora, Dicky Nur Wahyu Febrianto, menyambut baik adanya program MBG di Blora.
Baca juga: Sekolah di Blora Wajib Ganti Rugi Rp 80 Ribu per Buah Jika Piring Makan Hilang dalam Program MBG
"Kami sangat apresiasi banget dan kita istilahnya juga mendukung sekali adanya program MBG ini ya," katanya, Kamis (30/1/2025).
Lebih lanjut, Dicky, mengatakan program MBG tujuannya baik, untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak Indonesia.
"Program MBG yang pasti tujuannya itu baik adalah memperbaiki gizi untuk anak-anak," katanya.
Dicky menyampaikan berdasarkan hasil dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) prevalensi stunting pada tahun 2023 yaitu di angka 21,5 persen.
"Data stunting di tahun 2023 dari hasil SKI kita ada di angka 21,5 persen, itu Alhamdulillah sudah turun," jelasnya.
Dicky berharap ke depan dengan hadirnya program MBG ini, bisa menekan angka masalah gizi yang ada.
"Mudah-mudahan dengan adanya makan bergizi gratis, juga semakin bisa memperbaiki status-status kesehatan yang semacam itu, angka-angka Maslah gizi bisa ditekan."
"Kalau kita lihat kan sasaran MBG ada untuk balita, ibu hamil, ibu menyusui gitu kan, dan merambah ke sekolah," paparnya.(Iqs)
| Dinas Pendidikan Blora Buka Opsi Hapus Seragam Batik Demi Ringankan Beban Orang Tua |
|
|---|
| SPMB Blora 2026 Dipastikan Bebas Titipan, Kepala Dinas Pendidikan: Semua Bisa Dipantau |
|
|---|
| Masuk Zona Aman LSD, Karpet Merah Buat Investasi dan Kampus Baru di Blora |
|
|---|
| Dijadwalkan Sejak April, Proyek Jalan Randublatung-Cepu Senilai Rp5,2 Miliar Belum Masuk Tender |
|
|---|
| Tebu yang Ditumpahkan di Depan Pabrik Gula GMM Todanan Blora saat Aksi Diduga Dipindahkan Sepihak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Dicky-Nur-Wahyu-Febriantoooo.jpg)