Berita Internasional
Mobil Tabrak Kerumunan hingga Lukai 30 Orang di Jerman, Polisi Tangkap Pria Afghanistan
Mobil menabrak kerumunan di Munich, Jerman, hingga melukai 30 orang, Kamis (13/2/2025). Polisi menangkap seorang pencari suaka Afghanistan.
Dijelaskan, tersangka telah tiba di Jerman pada 2016 pada puncak masuknya migran massal ke Eropa.
Permintaan suakanya ditolak oleh otoritas Jerman tetapi ia mendapat pekerjaan dan dapat tetap tinggal secara legal di negara itu, menurut para pejabat.
Perdana Menteri negara bagian Bavaria Markus Soeder mengatakan kepada wartawan, insiden itu sangat mengerikan.
"Ini bukan insiden pertama. Kita harus menunjukkan tekad bahwa sesuatu akan berubah di Jerman," kata Soeder, yang partainya CSU bersekutu dengan CDU yang konservatif di tingkat nasional.
Aliansi CDU/CSU, yang menurut jajak pendapat berada di jalur yang tepat untuk memenangkan pemilihan bulan ini, telah menyerukan pembatasan yang lebih ketat terhadap imigrasi setelah serangan baru-baru ini.
Di bawah tekanan bahkan sebelum pemilihan umum diadakan, pemerintahan Scholz telah bergerak untuk memperketat aturan suaka dan mempercepat deportasi, termasuk ke Afghanistan.
Ketika mengunjungi Munich setelah serangan itu, Menteri Dalam Negeri Nancy Faeser berjanji untuk melakukan segala upaya untuk memastikan lebih banyak deportasi ke Afghanistan.
Pada Agustus, pemerintah Jerman memulangkan warga Afghanistan pertama ke negara asal mereka sejak pemerintahan Taliban kembali berkuasa pada 2021.
Pemerintah menghadapi tekanan saat itu menyusul serangan pisau mematikan yang diduga dilakukan oleh seorang pria Suriah. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Afghanistan Ditangkap Usai Tabrakkan Mobilnya di Jerman yang Lukai 30 Orang"
Baca juga: Rampok Bank Pakai Pistol Dinosaurus, Pria Ini Dibekuk Nasabah dalam 2 Menit
| Kapal Tanker Arab Diserang Bajak Laut Somalia, Kapten dan ABK Indonesia Disandera Diancam Dieksekusi |
|
|---|
| Mengenal Anak Indigo: Sejarah dan Asal-usul yang Sudah Ada Sejak Tahun 1970-an |
|
|---|
| Iran Umumkan Selat Hormuz Terbuka untuk Kapal Komersial, Ini Reaksi Trump, Harga Minyak Turun |
|
|---|
| Ribuan Lebah Serbu Kota-kota di Israel, Apa yang Terjadi? Ini Analisa Pakar |
|
|---|
| Trump Klaim "Kemenangan", Sinyal Militer AS Bakal Cabut dari Iran? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ILUSTRASI-Garis-Polisi-Police-Line-Freepik.jpg)