Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Iswar Aminuddin: Pelandaian Silayur Semarang Bisa Jadi Solusi Murah Dibandingkan SORR

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menilai, pelandaian di Silayur menjadi solusi murah dibandingkan bangun Semarang Outer Ring Road (SORR).

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
PEMKOT SEMARANG
CEK JALAN - Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin meninjau Jalan Prof Hamka Ngaliyan, Rabu (26/2/2025). Jalan ini terutama di tanjakan Silayur menjadi titik rawan kecelakaan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menilai, pelandaian di Silayur menjadi solusi murah dibandingkan pembangunan Semarang Outer Ring Road (SORR). 

Hal ini merespon DPRD Kota Semarang yang mendesak Pemkot melakukan kajian terhadap jalur Silayur, Jalan Prof Hamka, Kecamatan Ngaliyan.

Hal itu untuk mengantisipasi kecelakaan yang kerap terjadi.

Baca juga: Warga Semarang Mulai Berburu Cabai Busuk, Jadi Alternatif Memasak Saat Ramadan

Baca juga: Yuk Bukber Ramadan di Louis Kienne Hotel Simpang Lima Semarang, Sajikan Menu Khas Nusantara

Ketua Komisi C DPRD Kota Sematang, Rukiyanto AB menilai, jalur silayur sudah darurat untuk segera ditangani, mengingat kecelakaan terjadi berulang kali di lokasi tersebut.

"Kami melihat jalur Silayur ini sudah darurat."

"Harus segera ditangani karena potensi terjadinya kecelakaan begitu tinggi," ungkapnya, Minggu (2/3/2025).

Tanjakan maupun turunan Silayur selama ini memakan korban dalam kecelakaan maut berskala besar.

Terbaru, kecelakaan beruntun yang melibatkan rombongan siswa TK dan truk pada Rabu (26/2/2025) menambah daftar rentetan kecelakaan di jalur tersebut selama lima tahun terakhir.

Rukiyanto berujar, kontur jalan dari arah Jrakah menuju Mijen yang melewati jalur Silayur memang merupakan tanjakan yang curam.

Demikian pula sebaliknya, turunan yang curam cukup berbahaya jika kendaraan tidak prima.

"Kami melihat jalur Silayur ini seperti jalur Hanoman."

"Konturnya sama, turunan."

"Seperti jalur Hanoman jilid 2."

"Makanya, kajian menyeluruh perlu dilakukan Pemkot Semarang," terangnya.

Namun, menurutnya, kajian jalur Silayur tidak bisa bersifat parsial, melainkan harus menyeluruh.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved