BPJS Kesehatan Semarang
Berkat JKN, Suami Rochdilyanti Kini Sembuh dari Katarak
Rochdilyanti yang saat ini terdaftar sebagai Peserta Segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), terbantu dengan dijaminnya operasi katarak sang suami.
Kondisi katarak sudah tidak mungkin membaik jika hanya dilakukan melalui pengobatan farmakologi, sehingga opsi tindakan operasi disarankan oleh dokter.
“Di sini saya tidak ada kendala, bahkan tidak menunggu lama penjadwalan operasi tidak membutuhkan lama waktu tunggu,” tambahnya.
Baca juga: Cegah Klaim Fiktif, BPJS Kesehatan Tegal dan Kejaksaan Sosialisasi ke Manajemen Rumah Sakit
Baca juga: Peserta JKN Tetap Bisa Berobat! BPJS Kesehatan Siapkan Layanan Lebaran
Sebagai peserta JKN yang memanfaatkan pelayanan kesehatan di faskes, Rochdilyanti merasa tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien umum dan pasien Program JKN.
Pelayanan dirasakan sangat cepat, petugas, dan dokter memberikan pelayanan dengan sangat ramah.
“Bahkan di sini saya juga tidak ada biaya, saya merasakan betul Program JKN ini sudah sangat bagus dibandingkan bertahun-tahun yang lalu."
"Terutama dari segi dokumen-dokumen saat ini jauh lebih ringkas jika perlu berobat ke faskes,” ucapnya takjub.
Terutama adanya Aplikasi Mobile JKN, Rochdilyanti sudah memanfaatkan berbagai fitur seperti KIS Digital, Skrining Riwayat Kesehatan, juga ubah faskes.
Menurutnya, aplikasi ini sangat memudahkan peserta JKN.
“Bahkan dengan aplikasi ini saya bisa mengecek keaktifan kepesertaan saya dan anggota keluarga saya."
"Mulai dari suami dan anak-anak, serta orangtua saya juga bisa saya cek,” ucapnya.
Rochdilyanti menuturkan, transformasi BPJS Kesehatan dari tahun ke tahun sangat membantu peserta lanjut usia.
Bahkan peserta bisa datang sendiri ke faskes, karena petugas di faskes sangat ramah, dan tanggap dalam membantu peserta.
“Kami sebagai pasien tidak perlu lagi ke sana ke mari, kalau bingung prosedur."
"Petugas mungkin sudah sangat memahami alur pelayanan program ini, jadi lebih efisien,” tambahnya.
Rochdilyanti merasa Program JKN harus selalu ada sampai kapanpun.
Semarang
BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan Cabang Semarang
feature
Human Interest
operasi katarak
operasi katarak gunakan bpjs
Rochdilyanti
| Tingkatkan Standar Mutu Layanan, BPJS Kesehatan Cabang Semarang Lakukan Rekredensialing Faskes |
|
|---|
| Arief dan Keluarga Percayakan Sepenuhnya Jaminan Kesehatan pada Program JKN |
|
|---|
| Program Srikandi: Bukti Nyata Sinergitas Pemerintah dan Swasta Perluas Cakupan Kesehatan Semesta |
|
|---|
| Tingkatkan Lingkungan Sehat, BPJS Kesehatan Serahkan Bantuan OSR ke Dinas Lingkungan Hidup |
|
|---|
| Ingin Program JKN Terus Berlangsung, Ade Rai Motivasi Peserta JKN Terapkan Gaya Hidup Sehat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Operasi-Katarak-Gunakan-JKN.jpg)