BPJS Kesehatan Semarang
Berkat JKN, Suami Rochdilyanti Kini Sembuh dari Katarak
Rochdilyanti yang saat ini terdaftar sebagai Peserta Segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), terbantu dengan dijaminnya operasi katarak sang suami.
Jika dilihat dari nilai iurannya masih sangat terjangku dengan berbagai manfaat yang diterima peserta.
“Kedua, mungkin 1.000 orang yang sehat bisa mengcover 1 orang yang jatuh sakit parah, mungkin cuci darah yang butuh biaya tidak sedikit, itu bisa mengcover dari iuran yang terkumpul."
"Jangan hanya ingin bayar iuran untuk memanfaatkan, namun bayarlah iuran selain untuk berjaga-jaga, tetapi juga membantu yang lain,” tutupnya. (*)
Baca juga: Dana Iuran BPJS Kesehatan Apakah Bisa Dicairkan?
Baca juga: Cara Mencairkan Saldo BPJS Kesehatan yang Kelebihan Bayar
Baca juga: Kisah Panjang Musodah Warga Demak Berjuang Lawan Kanker, Untungnya Dibantu BPJS Kesehatan
Baca juga: Program Pesiar BPJS Kesehatan: Pastikan Seluruh Warga Semarang dan Demak Terdaftar JKN
Semarang
BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan Cabang Semarang
feature
Human Interest
operasi katarak
operasi katarak gunakan bpjs
Rochdilyanti
| Tingkatkan Standar Mutu Layanan, BPJS Kesehatan Cabang Semarang Lakukan Rekredensialing Faskes |
|
|---|
| Arief dan Keluarga Percayakan Sepenuhnya Jaminan Kesehatan pada Program JKN |
|
|---|
| Program Srikandi: Bukti Nyata Sinergitas Pemerintah dan Swasta Perluas Cakupan Kesehatan Semesta |
|
|---|
| Tingkatkan Lingkungan Sehat, BPJS Kesehatan Serahkan Bantuan OSR ke Dinas Lingkungan Hidup |
|
|---|
| Ingin Program JKN Terus Berlangsung, Ade Rai Motivasi Peserta JKN Terapkan Gaya Hidup Sehat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Operasi-Katarak-Gunakan-JKN.jpg)