Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Ribuan Peserta Adu Kecepatan Merpati Kolong di Batang, Hadiah Total Rp150 Juta

Ribuan peserta dari berbagai daerah beradu keterampilan dalam "Event New Honda Brio Bupati Cup", Jumat (9/5/2025) di Desa Denasri Wetan, Batang.  

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
PEMKAB BATANG
TERBANGKAN BURUNG - Bupati Batang, M Faiz Kurniawan menerbangkan burung sebagai simbolis diresmikannya perlombaan Merpati Kolong Lapak Kolong Madesu Independent di Desa Denasri Wetan, Kabupaten Batang, Jumat (9/5/2025). Dalam perlombaan ini, burung merpati jantan dilepas dari jarak 700 meter, lalu harus bermanuver dengan kecepatan tinggi untuk masuk ke kolong sebagai pemenang tercepat 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Lapak Kolong Madesu Independent di Desa Denasri Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang menjadi saksi ribuan peserta dari berbagai daerah beradu keterampilan dalam "Event New Honda Brio Bupati Cup", Jumat (9/5/2025).  

Ajang bergengsi ini tidak hanya mempertemukan pecinta merpati kolong dalam kompetisi penuh adrenalin, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Ketua pelaksana lomba, Danang mengatakan, gelaran ini dikategorikan sebagai kelas premium dengan total hadiah mencapai Rp150 juta.  

Baca juga: Kapolres Batang Kukuhkan Forum Wartawan FWPB untuk Perkuat Sinergi Polri dan Media di Era Digital

Baca juga: "Cita-cita Bersama" Bupati Faiz Target Pelabuhan Perikanan Batang Naik Kelas B

“Event ini bukan sekadar ajang silaturahmi bagi pecinta merpati, tapi juga mampu mendongkrak ekonomi lokal."

"Banyak UMKM yang ikut terlibat."

"Mulai dari pedagang, perajin kandang merpati, hingga produsen kaos jersey,” ujar Danang.  

Dalam perlombaan ini, burung merpati jantan dilepas dari jarak 700 meter, lalu harus bermanuver dengan kecepatan tinggi untuk masuk ke kolong sebagai pemenang tercepat.  

Bupati Batang, M Faiz Kurniawan yang hadir dalam acara tersebut melihat potensi besar dari hobi merpati kolong sebagai salah satu komoditas ekonomi kerakyatan.  

“Seiring berjalannya waktu, kegiatan ini bisa menjadi sektor produktif bagi Kabupaten Batang."

"Tidak sekadar hobi, tetapi dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru,” ungkapnya.  

Melihat antusiasme peserta yang begitu besar, pihaknya menyatakan dukungan penuh terhadap kelanjutan kompetisi ini. 

Bahkan, tidak menutup kemungkinan event yang lebih besar digelar di masa mendatang.  

"Melihat para pecinta merpati di Kabupaten Batang ini cukup besar dan cukup banyak, sehingga ke depan tentunya akan terus kami dukung, bahkan mungkin event yang lebih besar," pungkasnya. (*)

Baca juga: Dari Gagasan ke Paragraf, Menemukan Alur Pikir Melalui Visualisasi

Baca juga: Pemkab Blora Gunakan Dana Pinjaman Rp215 Miliar dari Bank Jateng, Fokus Perbaiki 41 Jalan Rusak

Baca juga: Kanwil Kemenkum Jateng Bekali Kades Wonosobo Menuju Peacemaker Training 2025

Baca juga: TBC Wonosobo Capai 2.411 Kasus di Triwulan I 2025, Sikat TPT untuk Putus Rantai Penularan

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved