Berita Jateng
Investasi China di Jawa Tengah Tembus Rp 12,5 Triliun Pada Triwulan I Tahun 2025
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tanda tangani kerjasama segala sektor dengan pemerintah Provinsi Fujian China.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: raka f pujangga
Kemudian eskpor Jateng atas sektor tersebut juga tinggi selama lima tahun terakhir.
Negara tujuan utama ekspor hasil kelautan dan perikanan antara lain China, Amerika Serikat, Jepang, Vietnam, dan Malaysia.
Komoditas utama untuk ekspor adalah cumi-cumi, rajungan, udang, dan ikan ayam-ayam. Di samping itu juga ada produksi garam yang sangat potensial di Jateng.
Adapun ekspor perikanan ke China pada 2024 mencapai 63.196,11 ton.
Dengan komoditas seperti Ikan Kaca Piring, Ikan Kurisi, Cumi-Cumi, Sotong, Ikan Tengiri, Ikan Kakap, Tiram, Udang, Ikan Makrel dan Gurita.
Bahkan, permintaan ekspor cumi sirip panjang (loligo pealei) dari Jawa Tengah ke China kurang lebih mencapai 95 ton dengan nilai Rp 18 Miliar.
"Jadi, selama ini China merupakan tujuan ekspor terbesar di Indonesia untuk olahan ikan, termasuk ikan segar," ujar Endi,
Wakil Gubernur Fujian Lin Ruiliang mengatakan, Fujian memiliki wilayah maritim yang lebih luas dibandingkan daratannya sehingga kaya produksi maritim dihasilkan.
Usaha kemaritiman di provinsinya juga memproduksi hasil skala besar untuk kebutuhan pangan China. Begitu halnya dengan Jateng yang menjadi sister province dari Fujian selama 23 tahun.
Baca juga: Galeri Investasi UNSOED Goes to School, Tingkatkan Literasi Keuangan Siswa SMA Melalui Kolaborasi
"Fujian dan Jateng merupakan provinsi yang memiliki hasil kelautan yang sangat kaya. Saya ingin mengembangkan usaha di bidang kelautan dan perikanan. Saya berharap kedua provinsi dapat mengembangkan kerja sama di berbagai aspek khususnya bidang kelautan perikanan," jelasnya.
Menurutnya Fujian juga memiliki industri manufaktur sektor kelautan dan perikanan. Di antaranya industri kapal perikanan, termasuk kapal listrik penangkap ikan yang sudah dijual di Indonesia.
"Kami sangat berharap perjanjian yang ditandatangani hari ini segera terealisasi," jelasnya. (rtp)
Masih Kalah Dari Subang, Buruh Tuntut Kenaikan UMK 2026 Jadi Rp 3,7 Juta di Kota Semarang |
![]() |
---|
Kunjungan Menko Zulkifli Hasan Diwarnai Aksi Buruh Tuntut Kenaikan Gaji 8,5 Persen Tahun 2026 |
![]() |
---|
Zulkifli Hasan Apresiasi KDKMP Yang Beroperasi di Jateng Tertinggi di Indonesia |
![]() |
---|
Wagub Jateng Taj Yasin Percayakan Mahasiswa KKN Undip Pantau Data Sosial di Desa-Desa |
![]() |
---|
Muladi Dome Undip Jadi Lokasi Oembukaan Pomnas XIX 2025 Jateng, Catat Tanggalnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.