Berita Internasional
Finalis MasterChef Malaysia Dihukum 34 Tahun Penjara karena Bunuh ART Asal Indonesia
Seorang finalis MasterChef Malaysia dijatuhi hukuman berat atas kasus kematian tragis seorang ART asal Indonesia.
TRIBUNJATENG.COM, KOTA KINABALU – Seorang finalis ajang memasak terkenal MasterChef dijatuhi hukuman berat oleh Pengadilan Tinggi Kota Kinabalu, Malaysia, atas kasus kematian tragis seorang asisten rumah tangga (ART) asal Indonesia.
Etiqah Siti Noorashikeen Sulang (37), yang pernah tampil di MasterChef Malaysia, dan mantan suaminya, Mohammad Ambree Yunos (44), resmi divonis 34 tahun penjara.
Keduanya terbukti bersalah dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian terhadap Nur Afiyah Daeng Damin, warga negara Indonesia berusia 28 tahun.
Baca juga: Bekerja 15 Jam Sehari demi 2 Anaknya, Bapak Tunggal di Singapura Meninggal Akibat Stroke
Vonis dijatuhkan atas insiden yang terjadi antara tanggal 8 hingga 11 Desember 2021 di sebuah apartemen mewah bernama Amber Tower di Penampang, Sabah.
Cambuk dan penjara puluhan tahun
Selain hukuman penjara, hakim juga menjatuhkan sanksi cambuk sebanyak 12 kali kepada Ambree.
Sementara itu, Etiqah tidak dijatuhi hukuman serupa karena pertimbangan jenis kelamin, sesuai hukum yang berlaku di Malaysia.
Hakim Lim Hock Leng menyatakan bahwa kedua terdakwa telah bertindak bersama-sama dengan sengaja menyebabkan luka-luka serius yang berujung pada kematian korban.
"Pembelaan mereka gagal menghadirkan keraguan yang wajar," kata Lim saat membacakan putusannya di ruang sidang.
Penyiksaan hingga meninggal
Jaksa Penuntut Umum, Dacia Jane Romanus, menggambarkan kondisi korban sebagai sangat mengenaskan.
Dalam persidangan, ia memaparkan bahwa Nur Afiyah mengalami kekerasan berkepanjangan selama bekerja dan tidak menerima gaji dari majikannya.
Bahkan, korban tidak diberi kesempatan untuk pulang ke kampung halaman.
“Korban adalah seorang perempuan muda yang datang untuk bekerja secara jujur di masa sulit pandemi, namun justru kehilangan nyawanya dalam kondisi mengenaskan di tempat ia mengabdi,” ujar Dacia.
Pasal pembunuhan
| Trump Klaim "Kemenangan", Sinyal Militer AS Bakal Cabut dari Iran? |
|
|---|
| Spekulasi Pidato Netanyahu Punya "6 Jari": Benarkah PM Israel Gunakan AI untuk Tutupi Kematian? |
|
|---|
| USS Abraham Lincoln: Mengenal Lebih Dekat Pangkalan Udara Terapung Paling Mematikan Milik Amerika |
|
|---|
| Amerika Bantu Israel Serang Iran, Ini Kata Presiden Donald Trump |
|
|---|
| Pesawat Militer Jatuh Tewaskan 11 Orang, Warga Rebutan Muatan Uang yang Berhamburan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-sidang_20160113_185949.jpg)