Berita Jateng
Mulai Dari Eks SD Hingga BLK: Daerah di Jateng Ngebut Siapkan "Sekolah Rakyat" untuk Warga Miskin
Sejumlah pemerintah daerah berkejaran dengan waktu mendirikan sekolah rakyat untuk warga miskin mulai dari manfaatkan gedung eks SD hingga BLK.
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Sejumlah pemerintah daerah berkejaran dengan waktu mendirikan sekolah rakyat untuk warga miskin di wilayahnya masing-masing.
Mulai dari memanfaatkan gedung yang tidak digunakan untuk sementara waktu, hingga ada yang masih berkutat mencari lahan kosong untuk pembangunan sekolah rakyat.
Pemerintah Kabupaten Blora misalnya memilih untuk menggunakan gedung eks SDN 4 Balun, Cepu, yang kini telah selesai diperbaiki.
Baca juga: Sekolah Rakyat Blora Mulai Aktif, Siswa Jalani Tes Kesehatan Sebelum Diasramakan, Ini Hasilnya
Saat ini, gedung itu mulai difungsikan sebagai Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora atau setara SMA.
Mulai Senin (14/7/2025) ini, gedung itu sudah mulai ditempati untuk 50 peserta didik. Rinciannya, 17 siswa dan 33 siswi.
Gedung yang semula mangkrak, kini telah selesai dipoles dengan anggaran miliaran rupiah.
Pelaksana Proyek Sekolah Rakyat, Hartono, mengatakan perbaikan gedung eks SDN 4 Balun itu menghabiskan anggaran Rp 3,7 miliar.
"Untuk rehab gedung ini, yang difungsikan jadi Sekolah Rakyat, menghabiskan anggaran Rp 3,7 miliar," terangnya, Senin (14/7/2025).
Lebih lanjut, Hartono, mengatakan untuk fasilitas, yang ada di Sekolah Rakyat, terdiri atas asrama putra, asrama putri, MCK putra dan putri terpisah, asrama guru, tempat ibadah, ruang kelas, dan laboratorium.
Menurutnya, pembangunan sekolah rakyat ini memakai anggaran dari Satker Direktorat Infrastruktur Dukungan Pendidikan, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU.
Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan, pemerintah daerah telah menyiapkan rencana pengembangan Sekolah Rakyat ke jenjang SMP dan SMA.
Yakni, telah menyiapkan lahan seluas 7 Hektar di sekitar kawasan PDAM Cepu untuk mendukung kelanjutan program ini.
Arief mengatakan Sekolah Rakyat yang beroperasi ini, merupakan angkatan pertama.
Selanjutnya Pemkab Blora diminta untuk menyiapkan untuk kelanjutannya, SMP-SMA.
Rencana akan disiapkan 7 Hektar lokasi di Cepu juga disampingnya PDAM. Saat ini sedang ditata untuk nantinya berkelanjutan.
3,37 Ton Sampah Belum Terkelola Dengan Baik, Pemprov Jateng Upayakan Penyelesaian |
![]() |
---|
Ini Alasan Polda Jateng Hentikan Penyelidikan Kasus Hak Siar Nenek Endang: Alhamdulillah |
![]() |
---|
Regenerasi Dalam Korupsi, Sosok Dua Sekda Klaten Rugikan Negara Rp6,8 M Kasus Sewa Plasa |
![]() |
---|
Berdayakan Potensi Desa/Kelurahan, 1.750 Koperasi Merah Putih di Jateng Sudah Operasional |
![]() |
---|
Masih Kalah Dari Subang, Buruh Tuntut Kenaikan UMK 2026 Jadi Rp 3,7 Juta di Kota Semarang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.