Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kesehatan

Seorang Lansia Masuk Rumah Sakit gara-gara Ikuti Saran Chat GPT

Gara-gara mengikuti saran dari ChatGPT, seorang pria berusia 60 tahun harus dirawat di rumah sakit.

Tayang:
Via Tribun Sumsel
ILUSTRASI CHAT GPT: Gara-gara mengikuti saran dari ChatGPT, seorang pria berusia 60 tahun harus dirawat di rumah sakit. Lansia tersebut mengalami masalah kesehatan setelah mengganti natrium klorida (garam meja) dengan natrium bromida selama tiga bulan, sesuai saran ChatGPT. (Via Tribun Sumsel) 

Selain gejala kejiwaan, ia juga mengalami jerawat di wajah dan munculnya cherry angiomas, yang menguatkan dugaan bromisme.

Setelah tiga minggu perawatan, pasien akhirnya diperbolehkan pulang.

Peringatan dari peneliti

Penulis laporan mengingatkan bahwa AI seperti ChatGPT dapat menghasilkan ketidakakuratan ilmiah, tidak mampu mengkritisi hasil, dan berpotensi menyebarkan misinformasi.

OpenAI, pengembang ChatGPT, dalam syarat penggunaan menegaskan bahwa output chatbot “tidak selalu akurat” dan tidak boleh dijadikan sumber kebenaran tunggal atau pengganti nasihat profesional.

“Layanan kami tidak dimaksudkan untuk diagnosis atau pengobatan kondisi kesehatan apa pun,” demikian tertulis dalam dokumen resmi perusahaan. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria 60 Tahun Masuk RS setelah Ganti Garam dengan Natrium Bromida karena Saran ChatGPT"

Baca juga: Pria 75 Tahun di China Gugat Cerai Istri Setelah Jatuh Cinta pada Wanita AI

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved