Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Penonton Bersorak, Ogoh-ogoh Naga Bersayap Diarak di Karnaval Batang

Berikut ini kreativitas unik ditampilkan dalam karnaval Agustus di Desa Banaran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (24/8/2025).

TRIBUN JATENG/AGUS SALIM IRSYADULLAH
OGOH-OGOH - Kontingen ogoh-ogoh naga bersayap melakukan atraksi di depan panggung kehormatan dalam gelaran karnaval Agustus di Desa Banaran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (24/8/2025). Replika naga ini dibuat dengan menghabiskan dana sekira Rp8 juta. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Sebuah kreativitas unik ditampilkan dalam karnaval Agustus di Desa Banaran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (24/8/2025).

Dari 50 kontingen, sebagian besar di antaranya menampilkan karya ogoh-ogoh mulai dari tokoh pewayangan hingga mitologi makhluk naga bersayap, kreasi warga RT 01 RW 04 Dukuh Randubowo, Desa Banaran. 

Sedangkan kontingen lain, tampil mengedepankan kreativitas masing-masing dengan konsep yang lebih sederhana.

Tapi kreasi naga bersayap sepanjang 8 meter menjadi pemikat.

Baca juga: Capaian Popda 2025 Naik Bawa 11 Medali, Batang Buktikan Pembinaan Atlet Pelajar Berjalan Efektif  

Baca juga: Perjuangan Kiki Duduki Rangking 1 Dunia Panjat Tebing Speed Putra, Tetap Bawa Nama Batang 

Kerumunan penonton yang berbaris di sepanjang tepian jalan desa, tak pernah berhenti memotret.

Lalu mengabadikan setiap momentum melalui ponsel dalam bentuk video untuk diputar ulang di kemudian hari sebagai kenangan.

"Lihat itu Dek, ada naga bisa bergerak kepalanya," seru penonton yang disambut sorak sorai penonton lainnya.

Kreasi ogoh-ogoh naga berwarna cokelat tua itu sengaja dirancang dengan kemiripan laiknya hewan asli.

Bahkan bagian kepalanya bisa bergerak dan menyemburkan asap putih.

Cara menggerakkannya mudah, di bagian perut naga terdapat lubang tempat operator untuk menggerakkan kepala dan menyemburkan asap. 

Ukuran lubangnya cukup besar untuk menampung 2 orang dewasa beserta kipas angin untuk menghilangkan hawa panas di dalamnya.

Adapun cara mengoperasikan ogoh-ogoh naga bersayap itu cukup mudah.

Pemilik telah menggunakan roda sebagai tumpuan, sehingga pembawaannya tak perlu dipikul banyak orang.

Penampilan naga bersayap ini juga semakin menarik perhatian.

Karena di atas naga ada sosok ratu dengan pakaian hitam, yang seolah berperan menjadi pengendali naga.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved