Perampokan Bersenjata di Banyumas
Sepekan Sudah Ada 2 Aksi Perampokan di Banyumas, Pelaku yang Sama?
Belum ada sebulan atau tepatnya dalam kurun waktu hanya sepekan pada Februari 2026, dua aksi perampokan terjadi di Kabupaten Banyumas.
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Setelah menguasai situasi, pelaku mulai menggeledah rumah dan mengambil barang-barang berharga milik korban.
Barang yang dicuri pelaku terdiri dari uang tunai Rp7.350.000, perhiasan emas, dan tiga kartu ATM lengkap dengan nomor PIN-nya.
Setelah korban mampu melepaskan diri, dia langsung meminta pertolongan kepada keluarga yang tinggal di bagian belakang rumah.
Laporan kemudian diteruskan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian setempat.
Polisi Janji Buru Pelaku
Unit Reskrim bersama SPKT Polsek Kebasen langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis dan Tim Resmob.
Kombes Pol Petrus mengatakan, pihaknya masih melakukan intensifikasi pengumpulan keterangan dari pelapor dan saksi.
Dia menegaskan komitmennya untuk mengejar para pelaku.
Polresta Banyumas meningkatkan patroli pada jam rawan, terutama di kawasan permukiman, pertokoan, dan pusat aktivitas masyarakat.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengaktifkan satkamling sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan tempat tinggal," kata Kombes Pol Petrus.
Kepolisian juga menggandeng pemerintah desa serta elemen masyarakat untuk memperkuat edukasi terkait keamanan lingkungan.
Baca juga: Taj Yasin Janji Tutup Tambang Pasir di Sumbang Banyumas
• Lagi Tidur, Kuli Bangunan Tewas Tertimpa Tembok Proyek Rumah di Salatiga
Perampokan di Sumbang
Sebelumnya, peristiwa perampokan juga sempat menggegerkan warga Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.
Perampokan bersenjata terjadi di lingkungan permukiman warga di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas pada Senin (9/2/2026) dini hari.
Mereka sempat membekap penghuni rumah saat pelaku menggasak barang-barang di sana.
Dari informasi awal, pelaku berjumlah empat orang. Mereka berbekal linggis, kapak, arit, hingga pisau.
Saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus yang dialami oleh Kodrat sekeluarga itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260213_Kapolresta-Banyumas-Kombes-Pol-Petrus-Silalahi-soal-kekerasan-seksual_1.jpg)