Berita Semarang
Akhir Tahun, Okupansi Hotel dan MICE di Semarang Melesat Naik
Memasuki akhir tahun, tingkat okupansi hotel di Kota Semarang menunjukan tren positif. Okupansi kamar melesat naik.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memasuki akhir tahun, tingkat okupansi hotel di Kota Semarang menunjukan tren positif.
Okupansi kamar melesat naik.
Kegiatan Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) juga mengalami peningkatan pada Desember ini.
Sekretaris Jenderal BPD PHRI Jawa Tengah, Yantie Yulianti menyampaikan, reservasi hotel untuk perayaan malam tahun baru sudah mencapai 40-50 persen.
Angka tersebut dinilai lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
"Akhir tahun ini optimismenya lebih bagus daripada tahun lalu. Reservasi untuk malam tahun baru sudah lumayan sekitar 50 persen," ujar Yantie, Jumat (12/12/2025).
Menurutnya, sebagian besar hotel di Semarang telah menyiapkan dinner untuk tamu yang menginap pada malam pergantian tahun.
Baca juga: Malam Christmas Tree Lighting yang Hangat dan Memukau di Hotel Ciputra Semarang
Meski tidak dibuat terlalu meriah karena keprihatinan atas sejumlah bencana di berbagai daerah, acara tetap diselenggarakan sebagai bentuk layanan dan kebutuhan operasional hotel.
"Teman-teman perhotelan sudah aktif mengadakan acara. Tidak seheboh biasanya, tapi minimal compulsory dinner tetap ada," ungkapnya.
Selain peningkatan okupansi kamar, Yanti membeberkan, sektor MICE juga menunjukkan peningkatan signifikan pada Desember ini.
Dia mencatat, ada kenaikan sekitar 20-30 persen, terutama di hotel berbintang 3 hingga 5.
"Event-event pemerintah juga banyak karena harus selesai sebelum tanggal 20. Tempat-tempat meeting sudah mulai penuh," ucapnya.
Di tengah meningkatnya aktivitas perhotelan, PHRI Jateng juga mengingatkan seluruh pengelola hotel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan reservasi.
Baca juga: Dukung Bakat Anak, Up Peak Hotel Simpang Lima Semarang dan Kiddy Club Gelar Smart Kids Competition
Yantie menuturkan, beberapa kasus sempat terjadi diantaranya reservasi fiktif dan permintaan pengembalian dana palsu.
Pihaknya mengimbau hotel memperketat verifikasi reservasi dan mengawasi tamu dengan gelagat mencurigakan.
"Ada yang mengaku sudah transfer lalu meminta refund, padahal setelah dicek tidak ada transaksi. Bukti transfernya pun palsu. Musim high season seperti ini banyak orang memanfaatkan kondisi," ungkapnya. (*)
| 3 Nama Lolos Hasil Akhir Seleksi Sekda Kota Semarang, 1 Dari Malang, Ini Daftarnya |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Kamis 23 April 2026: Hujan Ringan |
|
|---|
| Daftar Kecelakaan di Silayur Semarang, Jalur Tengkorak yang Sering Makan Korban |
|
|---|
| Viral Video Gajah Semarang Zoo Diduga Stres, Rantai Kaki Pendek dan Tunjukkan Perilaku Tak Alami |
|
|---|
| Semarang Borong 6 Penghargaan Nasional Kategori WBTB, Ini Daftarnya! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251212_Okupansi-hotel.jpg)