Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Ibu dan Anak Korban Kecelakaan Ditolak Masuk Kantor Polisi gara-gara Rok Pendek

Seorang ibu dan anak perempuannya dilarang masuk ke kantor polisi karena rok yang mereka kenakan dianggap terlalu pendek. 

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
ISTIMEWA
ILUSTRASI KECELAKAAN: Di Malaka, Malaysia, seorang ibu dan anak perempuannya dilarang masuk ke kantor polisi karena rok yang mereka kenakan dianggap terlalu pendek. Insiden itu terjadi pada Minggu (8/12/2025), ketika keduanya hendak membuat laporan kecelakaan lalu lintas di Markas Kepolisian Distrik Jasin. (ISTIMEWA) 

Ringkasan Berita:
  • Seorang ibu dan anak perempuannya di Malaka, Malaysia, dilarang masuk ke kantor polisi saat hendak membuat laporan kecelakaan lalu lintas.
  • Alasannya karena rok yang mereka kenakan dianggap terlalu pendek. 
  • Kepala polisi menyatakan bahwa petugas telah bertindak sesuai SOP.

 

TRIBUNJATENG.COM, MALAKA - Di Malaka, Malaysia, seorang ibu dan anak perempuannya dilarang masuk ke kantor polisi karena rok yang mereka kenakan dianggap terlalu pendek. 

Mereka terpaksa membeli celana panjang.

Insiden itu terjadi pada Minggu (8/12/2025), ketika keduanya hendak membuat laporan kecelakaan lalu lintas di Markas Kepolisian Distrik Jasin.

Baca juga: Bonnie Blue Bintang Film Dewasa Inggris Ditangkap di Bali dengan 17 Pria, Diduga Buat Konten Asusila

Perempuan berusia 56 tahun bermarga Guo dan putrinya yang berusia 20-an sebelumnya mengalami kecelakaan di Jalan Tol Utara-Selatan.

Kala itu, mereka dalam perjalanan dari Batu Pahat, Johor, menuju Kuala Lumpur sekitar pukul 14.00.

Tapa dinyana, mobil mereka ditabrak dari belakang oleh kendaraan lain yang ditumpangi keluarga muda, sebagaimana dilansir Mothership.

Kedua pihak kemudian diarahkan untuk membuat laporan di kantor polisi setempat.

Guo mengatakan kepada Sin Chew Daily bahwa dia dan putrinya langsung ditolak masuk begitu tiba di kantor polisi.

Petugas menilai, rok yang mereka kenakan melanggar ketentuan berpakaian.

Guo mengklaim panjang rok tersebut hanya sedikit di atas lutut dan tidak termasuk rok pendek.

Dia meminta pengecualian, tetapi petugas menolak karena khawatir akan mendapat sanksi jika mengizinkan mereka masuk.

Guo dan putrinya akhirnya pergi ke pusat perbelanjaan terdekat untuk membeli celana panjang demi bisa membuat laporan.

Ia mempertanyakan kewajaran aturan tersebut dan menilai sulit untuk selalu membawa celana panjang ketika bepergian.

"Apa jadinya kalau kejadiannya pembunuhan?" ujarnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved