Berita Internasional
2 Kecelakaan Libatkan Crane Terjadi dalam 2 Hari di Thailand, 34 Orang Tewas
Sebanyak 34 orang tewas dalam dua kecelakaan melibatkan crane yang terjadi secara beruntun di Thailand dalam dua hari terakhir.
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, BANGKOK - Sebanyak 34 orang tewas dalam dua kecelakaan melibatkan crane yang terjadi secara beruntun di Thailand dalam dua hari terakhir.
Insiden tragis itu kembali menyoroti persoalan keselamatan proyek infrastruktur di negara tersebut.
Kecelakaan terjadi pada Kamis (15/1/2026) di Provinsi Samut Sakhon, pinggiran ibu kota Bangkok, sebagaimana dilansir Al Jazeera.
Baca juga: Balita Tewas Terjebak di Mesin Cuci, Ayahnya Ditangkap Polisi
Dalam insiden tersebut, sebuah crane yang digunakan untuk pembangunan jalan layang ambruk dan menimpa jalan di bawahnya.
Kepala kepolisian setempat, Kolonel Polisi Sitthiporn Kasi, mengatakan kepada Reuters bahwa kecelakaan tersebut menewaskan dua orang.
Seorang pejabat kepolisian lain dari kantor yang sama menyebutkan bahwa sedikitnya lima orang lainnya mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.
Rekaman dari lokasi kejadian menunjukkan kepulan debu tebal serta puing-puing yang berserakan di area proyek setelah crane tersebut ambruk.
Lokasi kecelakaan berada di kawasan Jalan Tol Rama II, jalur yang selama ini menjadi lokasi sejumlah proyek infrastruktur besar, termasuk pembangunan jalan tol bertingkat.
Jalan Rama II juga dikenal sebagai salah satu ruas jalan paling berbahaya di Thailand akibat seringnya terjadi kecelakaan fatal, hingga mendapat julukan "Death Road".
Kecelakaan ini terjadi hanya sehari setelah insiden serupa di Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand timur laut.
Dalam insiden tragis pada Rabu (14/1/2026), sebuah crane raksasa runtuh dan menimpa kereta penumpang yang sedang melintas, menewaskan 32 orang.
Menteri Transportasi Thailand Phiphat Ratchakitprakarn mengatakan, perusahaan konstruksi yang terlibat dalam dua kecelakaan mematikan tersebut adalah pihak yang sama.
Menurut media lokal, perusahaan itu adalah Italian-Thai Development, kontraktor yang mengerjakan salah satu bagian proyek kereta cepat yang didukung China.
Perusahaan tersebut juga diketahui mengerjakan proyek pembangunan jalan layang di Samut Sakhon, lokasi kecelakaan crane pada Kamis.
Sementara itu, kecelakaan crane pada Rabu terjadi saat alat berat tersebut digunakan untuk membangun jalur layang dalam proyek kereta cepat kerja sama Thailand dan China.
| Kapal Tanker Arab Diserang Bajak Laut Somalia, Kapten dan ABK Indonesia Disandera Diancam Dieksekusi |
|
|---|
| Mengenal Anak Indigo: Sejarah dan Asal-usul yang Sudah Ada Sejak Tahun 1970-an |
|
|---|
| Iran Umumkan Selat Hormuz Terbuka untuk Kapal Komersial, Ini Reaksi Trump, Harga Minyak Turun |
|
|---|
| Ribuan Lebah Serbu Kota-kota di Israel, Apa yang Terjadi? Ini Analisa Pakar |
|
|---|
| Trump Klaim "Kemenangan", Sinyal Militer AS Bakal Cabut dari Iran? |
|
|---|
