Sabtu, 13 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

2 TPS3R Siap Beroperasi di Kota Pekalongan, 6 Jam Bisa Olah 24 Ton Sampah per Hari

TPS3R baru yang dibangun Pemkot Pekalongan di Kelurahan Panjang Baru dan Padukuhan Kraton, segera memasuki tahap operasional.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/PEMKOT PEKALONGAN
TINJAU TPS3R - Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid monitoring dan evaluasi pembangunan TPS3R, Rabu (3/12/2025). Dalam tinjauannya, Aaf menyampaikan progres TPS3R terus menunjukkan hasil positif dan pihaknya menambahkan keberadaan TPS3R dengan kapasitas pengolahan hingga 1 ton per jam ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kota Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) baru yang dibangun Pemkot Pekalongan di Kelurahan Panjang Baru dan Padukuhan Kraton, segera memasuki tahap operasional.

Kedatangan mesin berkapasitas besar yang saat ini dalam proses pengiriman menjadi penanda bahwa kedua fasilitas tersebut siap difungsikan guna memperkuat penanganan sampah kota.

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid melakukan monitoring dan evaluasi pada Rabu (3/12/2025). Dalam tinjauannya Aaf menyampaikan, progres pembangunan TPS3R terus menunjukkan hasil positif.

Baca juga: Panen Demplot Sekolah Lapang Jagung di Lambur Pekalongan, Capaian Tanam Tembus 981 Hektare

TPST Padukuhan Kraton Pekalongan Disulap Lebih Hijau Lewat Aksi Tanam Pohon

Dia menjelaskan, meski pembangunan di Padukuhan Kraton sempat terhambat pada tahap awal pencarian lokasi, seluruh kendala kini telah terselesaikan. 

Sementara itu, pembangunan TPS3R di Panjang Baru berjalan lebih lancar dan tinggal menunggu kedatangan mesin sebelum dapat dioperasikan.

Menurut Aaf, keberadaan TPS3R dengan kapasitas pengolahan hingga 1 ton per jam ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kota Pekalongan.

Kapasitas tersebut akan semakin optimal seiring meningkatnya keterampilan tenaga kerja yang akan menangani operasional mesin.

"Awal mungkin tenaga kerjanya belum begitu terampil, tetapi lama-lama akan maksimal. Yang penting penanganan sampah bisa berjalan baik," terangnya, Kamis (4/12/2025).

Dia menambahkan, masyarakat juga memiliki peran penting dalam pengurangan sampah.

Sejumlah TPS3R representatif kini telah beroperasi di berbagai kecamatan dan dapat dimanfaatkan untuk menampung sampah dari wilayah lain yang belum memiliki fasilitas serupa.

Saat ini Kota Pekalongan memiliki sekira 29 TPS3R, namun tidak semuanya beroperasi secara optimal.

"Pemerintah berkomitmen, mengevaluasi fasilitas yang kurang maksimal, termasuk mesin yang performanya mulai menurun," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aaf juga menyoroti adanya rekomendasi terbaru dari Kementerian Lingkungan Hidup yang melarang penggunaan mesin incinerator.

Padahal, Pemkot Pekalongan sebelumnya telah mengadakan tiga incinerator yang kini perlu dikaji ulang kesesuaiannya.

"Kami ikuti rekomendasi kementerian. Mesin incinerator yang ada akan kami evaluasi apakah masih bisa digunakan sesuai standar," jelasnya.

Baca juga: Balqis Diab: Kolaborasi 3 Kota di Pekalongan Dorong Batik Indonesia Kembali Bangkit

Wali Kota Pekalongan Raih Anugerah Dwijapraja Nugraha Karena Komitmen Majukan Pendidikan

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved