Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN Walisongo Semarang

Sosok Anita Wisudawati Terbaik UIN Walisongo Semarang: Ayah Saya Cuma Petani Lulusan SD

Anita asal Bojonegoro, Jawa Timur ini dikukuhkan sebagai wisudawati terbaik UIN Walisongo Semarang dengan raihan IPK gemilang yakni 3,73.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/KEMENAG
WISUDAWATI TERBAIK - Anita Firdaus, wisudawati terbaik S1 UIN Walisongo Semarang. 

Meskipun saat masuk kuliah di tahun pertama ia tidak pernah menargetkan predikat lulusan terbaik, Anita mulai menata mimpinya di semester empat.

Dia membuat target tertulis untuk lulus tepat waktu di semester delapan dengan predikat cumlaude.

Melalui ikhtiar dan tawakal, target itu kini lunas terbayar secara kontan.

Saat diminta menyampaikan pesan untuk Bapak dan Ibu di rumah, Anita menyampaikan untaian kalimat yang begitu menyentuh.

"Terima kasih banyak Bapak dan Ibu yang selalu mendoakan dan memberikan dukungan setiap hari. Berkat doa Bapak Ibu, saya bisa menyelesaikan studi ini."

"Saya tidak bisa membalas apa pun saat ini, kecuali doa terbaik untuk kalian," kata dia.

Baca juga: Hadir di UIN Walisongo, Wamen HAM Ajak Akademisi Kawal Revisi UU HAM yang Lebih Komprehensif

Dosen Ilmu Politik FISIP UIN Walisongo Menjadi Narasumber Pendidikan Pemilih KPU Kota Semarang

Satu prinsip hidup yang dipegang erat oleh Anita dalam merangkum seluruh dinamika kuliahnya adalah semua orang bisa sukses, namun semuanya tergantung pada tawakal dan ikhtiarnya.

Meski sudah jadi sarjana, Anita tidak ingin berpuas diri.

Lulusan terbaik MHU ini sudah menyusun rencana untuk melangkah ke fase berikutnya, yaitu melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi sekaligus berwirausaha.

"Rencana saya selanjutnya ingin melanjutkan studi (S2) dan bekerja dengan membangun brand usaha sendiri," tegasnya optimis.

Dia juga menitipkan pesan pembakar semangat bagi seluruh teman seangkatannya yang diwisuda pada periode ini.

"Untuk teman-teman seperjuangan, selamat dan tetap semangat! Ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari petualangan di dunia yang sebenarnya," pungkas Anita. (*)

Sumber Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved