Sosok Teladan Penerima Beasiswa TELADAN, dari Samosir ke Semarang
Terlahir dari keluarga sederhana, memacunya berusaha dan belajar lebih keras hingga akhirnya masuk Undip dan mendapat beasiswa
Semula, Andre mendapat UKT golongan tertinggi yakni Rp 7 juta.
Namun setelah mengajukan banding ke Undip, Andre hanya dibebani UKT Rp 5,5 juta per semester.
Tak hanya materi yang didapatnya sebagai Tanoto Scholar, panggilan bagi penerima beasiswa TELADAN, Andre juga mendapat pengalaman kepemimpinan.
"Kami belajar lead self, lead others, sampai professional preparation. Aku juga dapat jejaring dengan scholar lain, bahkan bikin project bersama."
Salah satu project yang ia jalankan adalah Bank Sampah Eco Lestari di Bandarharjo, Semarang.
"Tahun lalu kami bikin Bank Sampah Eco Lestari, sudah jalan sampai sekarang. Kami kelola ratusan kilogram sampah anorganik, hasilnya lebih dari Rp1 juta untuk warga,” paparnya.
"Kami berkolaborasi dengan TSA Undip, akademisi, industri, dan masyarakat. Jadi apa yang kami dapat dari Tanoto bisa kembali ke masyarakat."
Andre berharap program Tanoto bisa menjangkau lebih luas.
“Semoga beasiswa ini terus berjalan, berkembang, dan bisa menjangkau mahasiswa di luar kampus mitra. Aku ingin apa yang aku dapat saat ini bisa aku salurkan kembali kepada masyarakat. Aku ingin memberikan impact, sekecil apa pun itu,” tandasnya.
Saat ini Tanoto Foundation sedang membuka pendaftaran Beasiswa TELADAN angkatan 2026 di 10 perguruan tinggi negeri Indonesia.
Mahasiswa yang lolos seleksi program TELADAN akan mendapatkan bantuan biaya kuliah secara penuh dan tunjangan biaya hidup bulanan, serta yang berbeda dengan beasiswa lain adalah penerima beasiswa juga akan mendapat pelatihan pengembangan kepemimpinan terstruktur selama 3.5 tahun dari semester 2 hingga 8.
Tanoto Scholars (penerima beasiswa TELADAN) mendapat berbagai dukungan pengembangan kepemimpinan dan soft skills, termasuk bantuan finansial tambahan untuk mengikuti kompetisi, konferensi, sertifikasi, serta program pembelajaran jangka pendek di dalam dan luar negeri, seperti summer course, exchange, dan volunteering.
Mereka juga berkesempatan magang di industri mitra Tanoto Foundation, serta memperoleh pembiayaan untuk penelitian kolaboratif.
Tanoto Scholars akan tergabung dalam komunitas Tanoto Scholars Association di kampus masing-masing, sebagai wadah kolaborasi dan kontribusi sosial melalui semangat Pay It Forward.
Setelah lulus, mereka menjadi bagian dari jaringan alumni Tanoto Foundation yang tersebar di Indonesia dan dunia.
Tahun ini, Program TELADAN juga terbuka bagi mahasiswa penerima KIP-K yang sedang menempuh semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra. Keterangan lebih lanjut klik di sini: bit.ly/JadiTELADAN2026 (*)
| Belajar dari yang Viral, Cara Baru Sekolah Menggerakkan Masyarakat |
|
|---|
| Indah Mulyati, Belajar Dampingi Tumbuh Kembang Anak lewat Kelas Stimulasi |
|
|---|
| Sinergi Menyelamatkan Anak dari Cengkeraman Digital |
|
|---|
| Learning Velocity, Ketika Sekolah Harus Belajar Lebih Cepat dari Perubahan |
|
|---|
| Tanoto Foundation Dorong Edukasi Stunting di Banyumas Libatkan Media |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250903_Andreas_undip.jpg)