Berita Semarang
Malam Pergantian Tahun di Simpanglima Semarang, Warga Doa Bersama dan Galang Dana
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang diselenggarakan dengan meriah, tahun ini acara lebih sederhana.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang menggelar acara malam pergantian tahun di Simpanglima, Kota Semarang.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang diselenggarakan dengan meriah, tahun ini acara lebih sederhana dengan kegiatan berupa doa bersama dan penggalangan dana untuk korban bencana alam di Sumatra.
Meskipun begitu, Simpanglima tetap dipadati pengunjung.
Baca juga: Larang Kembang Api dan Mercon di Malam Tahun Baru, Polrestabes Semarang: Semua Izin Kami Tolak!
Salah satunya warga Mranggen, Demak, Naila (19). Ia mengaku datang ke Simpanglima Semarang untuk mengikuti doa bersama tersebut.
"Ya selain ada doa bersama, acara juga ada konser jadi sekalian keluar ke sini untuk menghabiskan malam tahun baru," ujarnya, Rabu (31/12/2025) malam.
Naila tidak sendiri datang ke Simpanglima. Ia datang bersama teman-temannya.
"Kami sudah merencanakan tahun baru harus ada acara di luar dan kita sepakat mau ke Simpanglima," bebernya.
Perwakilan tokoh agama dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Semarang, I Dewa Made Artayasa, menyebut, acara doa bersama di Simpanglima sebagai bentuk refleksi atas berbagai musibah yang terjadi sepanjang 2025.
Pihaknya mendoakan berbagai daerah di Sumatra Barat atau daerah lain yang terkena musibah agar bisa lebih kuat dalam menghadapi cobaan tersebut.
"Ya semoga para korban diberikan ketabahan," terangnya.
Ia bersama umat agama lain juga mendoakan agar Semarang menjadi kota yang aman, damai, dan sejahtera.
Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, mengungkap, acara tahun baru kali ini mengusung konsep empati, yakni dalam rangka merasakan penderitaan para korban terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, maupun Sumatra Barat.
Dalam acara ini diadakan pula donasi yang nanti akan disumbangkan ke para korban.
"Jadi pergantian tahun tidak hanya dimaknai sebagai sebuah perasaan yang happy melainkan pula ada upaya memberikan bantuan untuk meringkan beban," terangnya. (Iwn)
Baca juga: Kasus Narkoba Masih Dominasi Tahun Ini, Polrestabes Semarang Terjunkan Anggota di Malam Tahun Baru
| Pentolan Aktivis 98 Budiman Sudjatmiko Minta Mahasiswa Pahami Cita-cita Besar Prabowo Subianto |
|
|---|
| Gugatan Rp16 M, Kuasa Hukum Yoyok Sukawi Soroti Permintaan Sita Aset Rp107,7 Miliar |
|
|---|
| Ratusan Warga Ikut Baca Senyap di Gramedia Jalma Semarang KPG Sebut Literasi Jadi Ruang Rawat Nalar |
|
|---|
| Dari Takut Jadi Penasaran, Hafifah Akhirnya Berani Memegang Ular di Tengah Mal Semarang |
|
|---|
| Alasan MBG Akan Terus Berjalan Kata Budiman Sudjatmiko di Semarang, Sempat Kena Maki Mahasiswa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251231_DOA-BERSAMA.jpg)