Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Nilai Tukar Rupiah

Bisnis Apa yang Aman saat Gejolak Nilai Tukar Rupiah Anjlok?

Ketua Apindo Jateng Frans Kongi mengatakan, keperkasaan dolar membuat dunia usaha di Jateng semakin berat.

Editor: iswidodo
tribunjateng/dok
Kegiatan di Terminal Peti Kemas Tanjung Emas Semarang 

Selain perhiasan, Zem Silver juga membuat peralatan rumah tangga, cap batik, logo instansi dan kerajinan-kerajinan dari bahan logam. Ershad memasarkan produknya lewat market place dan sosmed.
"Produk kami sudah di ekspor ke beberapa negara seperti Suriname, Austria, Jerman, Ingris, Selandia Baru, dan Hongkong," jelasnya.

Bisnis fashion aman

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar diakui Irma Susanti sebagai pelaku bisnis fashion tak terlalu memberikan dampak yang signifikan terhadap bisnisnya.
Perempuan di balik brand Identix Batik ini mengatakan, dampak lemahnya rupiah tidak serta-merta mendatangkan keuntungan di penjualan produk batik yang telah diekspor ke manca negara.

"Kalau dari bisnis fashion itu tidak begitu berpengaruh karena fashion ini kan lebih tergantung kebutuhan, kalau orang butuh ya tinggal beli, tidak terlalu mempertimbangkan bagaimana kondisi perekonomian atau nilai tukar uang. Jadi, dari sisi penjualan tidak begitu berpengaruh," ujar Irma saat ditemui di gerai Identix, Selasa (4/9).

Dikatakan Irma, sepanjang tahun ini rata-rata ia mengekspor sekitar 20 buah produk fashion setiap bulannya ke berbagai negara, mulai dari Singapura, Malaysia, Jepang, Korea, Turki, Jerman, hingga Rusia. Jumlah produk Identix yang dieskpor tidak terlalu mengalami peningkatan meskipun kondisi rupiah sedang tidak stabil.

“Memang ada repeat order, tapi lebih kepada kebutuhan konsumen bukan karena kondisi perekonomian Indonesia," imbuhnya.

Meskipun rupiah melemah, Irma tidak memanfaatkan momen ini untuk mencari keuntungan sebanyak-banyaknya. "Harga tetap sesuai dengan harga standar jual," kata dia.

Sebagai pengusaha yang berorientasi ekspor, ia berharap kondisi perekonomian Indonesia segera membaik.

"Meskipun kami ekspor tapi kami pun melakukan kerjasama tekstile dengan pihak luar, dengan impor kain dari China misalnya untuk item Identix tertentu," jelasnya. (tribunjateng/cetak/fap/lyz/dta)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved