Jalur Pantura Brebes Ditutup Selama 4 Hari, Ini Rute yang Disiapkan Polisi
Jalur pantura Brebes telah resmi ditutup sementara seiring dilakukannya perbaikan jembatan Sungai Pemali, Jumat (8/11/2019).
Penulis: m zaenal arifin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Jalur pantura Brebes telah resmi ditutup sementara seiring dilakukannya perbaikan jembatan Sungai Pemali, Jumat (8/11/2019).
Penutupan tersebut akan berlangsung empat hari hingga Senin (11/11/2019) besok.
Pantauan Tribun Jateng di lapangan, petugas Satlantas Polres Brebes telah memasang barikade di ruas jalan pantura di kedua ujung jembatan sisi selatan yang diperuntukan bagi kendaraan dari arah Brebes menuju Jakarta.
Selanjutnya, arus kendaraan dialihkan ke ruas jalan pantura sebelah utara jembatan yang awalnya untuk arus kendaraan dari Jakarta menuju Brebes.
Ruas tersebut kemudian dibagi dua menggunakan pagar pembatas.
KBO Satlantas Polres Brebes, Iptu Surahman mengatakan, selain penutupan ruas jalur pantura yang ada proses perbaikan jembatan, pihaknya juga telah melakukan rekayasa lalu lintas dengan melarang kendaraan berat berupa truk, trailer dan bus melintas dan mengalihkannya ke jalan tol.
• Pedagang Pasar Pagi Blok A Kota Tegal Mengadu ke Dewan, Anshori Usul Retribusi Digratiskan
• Warga Kota Pekalongan Menunggak Iuran BPJS Kesehatan hingga Rp 10,9 Miliar
• Buset, Utang BPJS Kesehatan di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang Capai Rp 65 Miliar
• Geger Kasus Sriwijaya Air, GM Bandara Adi Soemarmo: Sudah Beri Refund, Situasi Tetap Kondusif
"Kendaraan berat dan bus kita alihkan ke jalan tol.
Yang dari arah barat (Jakarta--red) kita masukkan ke pintu tol Brebes Barat.
Sedangkan yang dari timur (Tegal--red), kita alihkan ke tol Brebes Timur," kata Surahman, saat proses penutupan jalan.
Sedangkan untuk kendaraan berukuran kecil di antaranya mobil pribadi dan sepeda motor, tetap diperbolehkan melintas jalur pantura dengan melintasi jembatan sisi utara yang tidak dilakukan perbaikan.
Untuk mengantisipasi kendaraan berat dan bus tetap nekad melintas jalur pantura, Surahman telah menugaskan anggota di beberapa titik.
Para anggota tersebut nantinya mengatur dan mengalihkan kendaraan yang dilarang melintas untuk masuk ke jalan tol.
"Di tiap pintu masuk tol, kita tempatkan anggota 24 jam secara bergantian.
Baik di pintu tol Brebes Barat maupun Brebes Timur," ucapnya.
Jika tidak ada anggota, lanjutnya, pasti akan ada kendaraan berat yang nekad melintas jalur pantura tengah kota.