Breaking News:

Kasus Suap Bupati Nonaktif Kudus - Hakim Tipikor Semarang Bingung, Keterangan Saksi Terkesan Bias

Majelis hakim dibuat bingung dengan keterangan saksi berbeda saat dilakukan pemeriksaan persidangan di PN Tipikor Semarang.

Penulis: Adelia Prihastuti | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/ADELIA PRIHASTUTI
Saksi persidangan kasus dugaan suap Bupati nonaktif Kudus, Tamzil sedang disumpah di ruang persidangan PN Tipikor Semarang, Senin (27/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Majelis hakim dibuat bingung dengan keterangan saksi berbeda saat dilakukan pemeriksaan persidangan di PN Tipikor Semarang terkait kasus dugaan suap Bupati nonaktif Kudus, M Tamzil.

Senin (27/1/2020), empat ASN Pemkab Kudus dihadirkan.

Yakni Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Sudiharti.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus, Abdul Halil.

Pelihara Harimau, Alshad Sepupu Raffi Ahmad Sebut Jilatan Macan Seperti Amplas yang Bikin Perih

Prosedur RSUD Kendal Tangani Pasien Virus Corona, Petugas Wajib Mandi Sebelum Keluar Ruang Isolasi

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Tiga Hari, Ada Sirkulasi Siklonik

Sekretaris Disdag Kabupaten Kudus Andi Imam dan staf BPPKAD Kabupaten Kudus, Subheckan.

Turut hadir pula mantan ajudan Bupati Tamzil, Hendra Setyawan.

Dalam sidang kali ini Andi Imam pernah diperintah Agus Suroto (staf khusus Bupati Kudus) memberikan uang Rp 100 juta mendekati Lebaran 2019 untuk buka bersama di Pendopo Pemkab Kudus.

Selain itu dalam fakta persidangan disebutkan Tamzil diduga memiliki utang Rp 600 juta kepada Joko Santoso, pemilik SPBU di Kabupaten Kudus

Karena Andi merasa ditagih berulang kali untuk membayar utang tersebut, Ali Rifai (Asisten Kesra Setda Kabupaten Kudus) memberi bantuan dengan membayar sebesar Rp 200 juta.

Sehingga nantinya Andi diminta mengganti pinjaman tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved