Liga Inggris
Hasil Liga Inggris - Hadapi Norwich, Liverpool Tetap Ganas Meski Hujan Badai
Liverpool sukses mengatasi kondisi berangin dan hujan deras saat mengalahkan Norwich 1-0 di Carrow Road, pada laga pekan ke-26 Liga Inggris.
TRIBUNJATENG.COM - Pada kompetisi Liga Inggris musim ini, perjalanan mulus seakan dilalui Liverpool.
Kemarin, Sabtu (15/2/2020), Liverpool kembali berada di atas angin.
Liverpool sukses mengatasi kondisi berangin dan hujan deras saat mengalahkan Norwich 1-0 di Carrow Road, pada laga pekan ke-26 Liga Inggris.
Liverpool berhasil memperlebar jarak dengan peringkat kedua klasemen sementara menjadi 25+ poin usai mengalahkan Norwich 1-0.
• Bebastugaskan Dosen Unnes Karena Sindir Jokowi dan Jan Ethes, Istana Sebut Rektor Masih Terlalu Dini
• Homebase PSIS Semarang, Yoyok Sukawi Juga Wacanakan Stadion Kebondalem Kendal
• 56 Sertifikat Dibatalkan BPN, Warga Kebonharjo Semarang Pasang Spanduk Siap Berperang
• Temani Jaladara, Solo Tambah Kereta Uap, Lokomotif Djoko Kendil Berusia 99 Tahun
Satu-satunya gol kemenangan Liverpool dicetak oleh pemain pengganti, Sadio Mane pada menit ke-78.
The Reds kini hanya membutuhkan 5 kemenangan lagi untuk mengunci gelar Liga Inggris musim ini.
Tiga poin yang diraih Liverpool tak didapat dengan mudah, karena mereka juga harus melawan cuaca yang buruk sepanjang laga.
Saat laga Norwich Vs Liverpool, angin berhembus kencang disertai dengan hujan deras.
Dikutip dari BolaSport.com, Minggu (16/2/2020), sejumlah wilayah di Inggris mengalami badai Dennis pada Sabtu (15/2/2020).
Termasuk di Norwich, bahkan laga melawan Liverpool terancam ditunda.
Masih segar di ingatan, laga antara West Ham Vs Manchester City di London Stadium pekan lalu ditunda akibat Badai Ciara.
Namun, laga antara Norwich Vs Liverpool tetap dilangsungkan sesuai jadwal yakni Sabtu (15/2/2020) pukul 17.30 waktu setempat.
Kepolisian Merseyside mengonfirmasi hal tersebut pada Sabtu pagi melalui twitter.
"Kami tahu kalian semua ada ketakutan soal terjadinya Badai Dennis."
"Kami sudah berbicara denggan polisi di Norwich, dan kali ini pertandingan 100 persen akan tetap berlangsung," tulis Kepolisian Merseyside.
Pasca laga, Juergen Klopp mengakui bila Liverpool sempat kesulitan dengan kondisi tersebut.
• Dosen Unnes Dibebastugaskan Karena Sindir Jokowi, Muhtar Said: Rektor Sengaja Cari Kesalahan
• Ulasan Persis Solo Vs Persib Bandung - Salahudin: Jadi Pelajaran Berharga Laskar Sambernyawa
• Pembatalan 56 Sertifikat Warga Kebonharjo, BPN Sebut Hasil Keputusan PTUN Semarang
• Ganjar: Jangan Sampai Dana Desa Dimarkup, Apalagi Jadi Proyek Fiktif
Pada babak pertama, Liverpool banyak mengandalkan bola-bola panjang dan Klopp mengakui tidak memprsiapkan formasinya untuk taktik yang demikian.
"Mudah untuk mengatakan soal angin, tetapi anak-anak harus mengatasi hal itu (kondisi berangin) di lapangan," kata Klopp.
"Kami bermain dua, tiga, atau empat bola-bola panjang terlalu banyak, formasi kami tidak disipakan untuk itu."
"Kami tak mencari second balls. Kami tak merasa bisa mengirimkan bola ke celah pemain Norwich," tambahnya.
Setelah babak pertama berakhir, barulah Klopp memberikan instruksi untuk berubah di babak kedua.
Bek kanan, Trent Alexander diinstruksikan untuk tampil lebih melebar dan lebih menyerang.
"Satu hal karena angin, ya, tetapi posisi pemain juga tidak pada tempat yang seharusnya (di babak pertama)."
"Posisi Trent terlalu sering ke dalam dan lebar bukannya melebar dan menyerang."
"Anda harus terbiasa dengan keadaan. Dan setelah 45 menit, kami sudah tahu rasanya."
"Setelah itu kami tampil lebih baik di babak kedua," ujar Klopp.
Permasalahan dengan cuaca berangin ini adalah masalah klasik buat Klopp.
Kemenangan atas Norwich bisa dimaknai sebagai kemenangan Juergen Klopp mengatasi masalah angin saat pertandingan bersama Liverpool.
Pada musim 2018-2019, Juergen Klopp juga menuding angin sebagai baing kerok tak bisa menang di Goodison Park saat lawan Everton, Minggu (3/3/2019).
• Pep Guardiola Masih Syok Pasca Putusan Hukuman Manchester City, Disarankan Pindah ke Juventus
• Tengok Kemegahan Stadion Manahan Surakarta, Fabiano Beltrame Sebut Setara Stadion Eropa
• Pertama di Indonesia, Desa Wisata Terapkan Transaksi Non Tunai, Diluncurkan di Kabupaten Tegal
• Menengok Pasar Konsep Zaman Majapahit di Kabupaten Semarang, Harga Klepon Cuma Lima Uli
Laga tersebut berakhir 0-0, dan hasil itu membuat Liverpool gagal menyalip Manchester City di puncak klasemen.
Pada akhir musim, laga melawan Everton menjadi pengganjal Liverpool untuk meraih juara Liga Inggris karena hanya terpaut 1 poin dari Man City di akhir klasemen.
"Saya tahu orang tidak akan menyukai hal ini tetapi angin muncul dari berbagai arah hari ini, membuat kami kesulitan menggerakkan bola," ujar Klopp.
Tak hanya itu, Klopp juga berkilah soal campur tangan angin saat dua pertandingan Liverpool lainnya.
Pertama, saat The Reds kalah 1-2 dari Wolves dalam partai putaran ketiga Piala FA, Senin (7/1/2019).
"Kami ingin mengontrol permainan karena susunan pemain ini sangat baru, terutama lini belakang."
"Angin tidak menolong karena semua orang di lapangan kesulitan mengontrol bola," ujarnya.
Kemudian mundur dua tahun, yakni pada leg 2 semifinal Piala Liga Inggris (25/1/2017), dimana Liverpool kalah 0-1 dan tersingkir secara agregat 0-2.
"Saat saya mengatakan tentang angin dalam jumpa pers, semuanya tertawa."
"Namun, hari ini sungguh sulit bermain sepak bola dengan kondisi angin seperti itu," tuturnya waktu itu. (*)
Artikel ini telah tayang sebelumnya di BolaSport.com berjudul "Kemenangan atas Norwich, Kemenangan Juergen Klopp atas Angin"
• Manchester City Dilarang Main di Liga Champions, Juergen Klopp: Semua Harus Hormati Aturan
• Hasil Uji Coba Kedua PSIS Semarang, Dragan Kurang Puas, Masih Ada Masalah Mentalitas Pemain
• Video 128 Pesilat Ikuti Kejuaraan Merpati Putih Eks-Karesidenan Pekalongan
• Melly Goeslaw Viral di Twitter, Video TikTok Dua Bintang Hollywood Musiknya Bagaikan Langit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/juergen-klopp_20160802_223803.jpg)