Breaking News:

Berita Kudus

Belum Bisa Pulangkan Warganya di Jakarta, Pemkab Kudus Kirim Bantuan Sembako

Terganjal perizinan, sebanyak 50 warga Kabupaten Kudus terdampak Covid-19 belum bisa kembali ke kampung halamannya.

Penulis: raka f pujangga | Editor: muh radlis
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Bupati Kudus Hartopo 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Terganjal perizinan, sebanyak 50 warga Kabupaten Kudus terdampak Covid-19 belum bisa kembali ke kampung halamannya.

Plt Bupati Kudus, HM Hartopo sudah mengupayakan untuk memulangkan warga masyarakat Kabupaten Kudus yang terlantar di Jakarta.

Namun, persyaratannya sangat ketat sehingga 50 warga tersebut belum bisa dipulangkan hingga sekarang.

Disebut Fadli Zon Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir, Ganjar: Maaf Kalau Panjenengan Tak Berkenan

Viral Sosok Tante Ernie Tante Pemersatu Bangsa, Juga Dikomentari Hotman Paris

Viral Ular Piton Raksasa Bergelantungan di Atap Rumah Warga, Melahap Bulat-bulat Seekor Posum

Fakta Baru Ternyata Bocah Penjual Gorengan Nyaris Tiap Hari Dibully, Polisi Duga Ini Alasan Pelaku

"Persyaratannya untuk memulangkan warga Kudus di Jakarta itu sangat ketat.

Belum boleh ada yang keluar dari sana apapun alasannya," ujar dia, disela-sela menerima bantuan sembako di Pendopo Bupati Kudus, Selasa (19/5/2020).

Padahal, kata dia, sedikitnya 50 warga Kudus itu dalam kondisi tidak bekerja, rumah mengontrak dan tidak mendapatkan bantuan sembako.

"Yang mendapatkan bantuan sembako hanya yang KTP-nya Jakarta, sedangkan mereka itu KTP-nya masih Kudus," ujarnya.

Hartopo mengaku tak bisa menunggu lama, makanya dia berencana mengirimkan sembako senilai Rp 600 ribu per orang.

Sehingga totalnya mencapai Rp 30 juta dari anggaran Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Bencana (P3AP2KB) Kabupaten Kudus‎.

Pihaknya kesulitan mentransfer uang karena tidak semuanya memiliki rekening bank untuk menerima uang tersebut.

"Uang harus dikirim langsung ke rekening atas nama pribadinya, sedangkan mereka buruh kasar tidak punya rekening," jelas dia.

Padahal, dia sudah menyiapkan kendaraan bus untuk membantu memulangkan warga Kudus yang tengah kesulitan tersebut.

"Rencananya pemerintah provinsi‎ juga akan membantu, tetapi ini saya belum tahu sudah atau belum," jelasnya. (raf)

Pertamina Beri Apresiasi Jurnalis di Jawa Tengah dan DIY

Harlah ke-12, Forshei UIN Walisongo dan Lazisnu Semarang Lakukan Penghimpunan Zakat Online

Pengacara Rektor Unnes Sebut Gugatan Sucipto Hadi Purnomo ke PTUN Semarang Beragenda Negatif

Kader PAN Kota Tegal Sebut Amien Rais Sengkuni Bikin Kisruh Internal, PAN Jateng: Harus Ada Sanksi

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved