Berita Srageb

Bruk! Angin Kencang Tumbangkan Pohon dan Timpa Rumah Makan Bu Djar Sragen

Angin kencang yang melanda wilayah Sragen kota mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang menimpa atap Rumah Makan (RM) Bu Djar, Rabu (17/2/2021) siang.

Tribun Jateng/ Mahafira Putri
Proses evakuasi pohon tumbang di depan RM Bu Djar Sragen, Rabu (17/2/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Angin kencang yang melanda wilayah Sragen kota mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang menimpa atap Rumah Makan (RM) Bu Djar, Rabu (17/2/2021) siang.

Tidak hanya menimpa atap RM Bu Djar, pohon tersebut juga menimpa kabel listrik dan mengenai kendaraan roda empat yang sedang terparkir di depan RM.

Usai kejadian, kegiatan di RM sempat terganggu, pada pengunjung yang sedang menyantap makanan juga panik dan berhamburan keluar.

Baca juga: Bilang ke Rony Aprilio Prasada! Diburu Polisi Kasus Bawa Kabur Motor Shogun Warga Sragen

Baca juga: Sragen OTW Zona Kuning, Jumlah Warga Sembuh Corona Naik 91 Persen Berkat PPKM Mikro

Baca juga: Pemkab Sragen Mulai Vaksinasi Tahap 2 Tanggal 22 Februari 2021

Pusdalops BPBD Sragen langsung mendapat laporan dari pemilik RM Bu Djar.

Kemudian TRC BPBD Sragen langsung menuju Ke lokasi untuk melaksanakan evakuasi dan assesment.

"Pusdalops kami langsung mendapatkan laporan dari pemilik RM dan tim TRC langsung datang ke lokasi," kata Kepala BPBD Kabupaten Sragen Sugeng Priyono kepada Tribunjateng.com.

Sugeng mengatakan sebelumnya pada pukul  12.00 WIB di sebagian wilayah Sragen telah terjadi hujan lebat dan angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang.

Selain hujan dan angin kencang, akar pohon tersebut dikatakan sudah lapuk.

Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir Rp 3 juta.

"Kerusakan satu pohon jenis kerai payung berdiameter kurang lebih cm dan panjang 15 meter tumbang. Kabel PLN dan Telkom tertimpa pohon, dua mobil tertimpa pohon dengan kerusakan ringan."

"Lima lembar asbes rusak tertimpa pohon, kurang lebih 50 lembar genting rusak dan galvalum ukuran 3x4 rusak ringan," terang Sugeng.

Sugeng melanjutkan sempat ada kendala dalam evaluasi yakni adanya listrik dari PLN dan kabel telkom yang tertimpa pohon tersebut.

Evakuasi dilakukan disaat terjadi hujan intensitas ringan.

Selain itu, lebatnya ranting yang mengenai atap rumah makan membuat proses evakuasi menjadi sulit.

Setelah berjam-jam berjibaku dengan ranting pada pukul 17.00 evakuasi selesai.

Baca juga: Nakes Tertunda Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di Sragen Hari Ini Divaksin

Baca juga: Sertifikat Elektronik akan Terlebih Dahulu Menyasar Instansi Pemerintah Sragen

Baca juga: Kankemenag Sragen Terima Pembaca Suhu Tubuh Otomatis Karya Siswi MTSN 5 Sragen

Atas kejadian ini, Sugeng menghimbau kepada instansi terkait untuk memangkas pohon yang rawan roboh dan membahayakan pengguna jalan.

Apalagi saat ini hujan dan angin di Kabupaten Sragen diperkirakan akan terus terjadi hingga akhir Februari ini.

Evakuasi pohon ini melibatkan 17 aparat dan relawan yang ada di lokasi yakni BPBD Sragen, TNI, Polri, PLN, MDMC, Semut Ireng Indonesia, ARH Centre, RAPI, Telkom dan warga sekitar. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved