Berita Banjarnegara
Pelanggan Sepi sejak Pasar Terbakar, Tukang Becak di Banjarnegara Terhibur Dapat Buka Gratis
Kebakaran Pasar Kota Banjarnegara masih terasa dampaknya. Bukan hanya pedagang yang menderita.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: rival al manaf
Penulis: Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA -Kebakaran Pasar Kota Banjarnegara masih terasa dampaknya.
Bukan hanya pedagang yang menderita, tukang becak di sekitar pasar induk pun merasakan imbasnya.
Waluyo di antara tukang becak yang ikut terdampak kebakaran pasar.
Ia mengeluh, sejak kebakaran pasar kota Banjarnegara bulan lalu, pengunjung pasar menjadi sepi.
Baca juga: Kisah Preman Sumbang Pembangunan TPQ Rp 25 Juta di Banjarnegara, Alasannya Bikin Haru
Baca juga: Penerimaan Zakat di Baznas Banjarnegara Capai Rp 7 Miliar Setahun Dinilai Belum Maksimal
Baca juga: Geliat Pengrajin Tikar Pandan di Somawangi Banjarnegara
Baca juga: Cerita Penyuluh Agama di Banjarnegara Bikin Pengajian untuk Mualaf
Penghasilannya pun menjadi berkurang.
Terlebih, pasar sayur yang ikut terbakar kini telah dipindah di pasar darurat di stadion Soemitro Kolopaking.
Keramaian pasar yang dulu terpusat kini terpecah dengan keberadaan pasar darurat di stadion Soemitro Kolopaking.
"Kalau dahulu selalu ramai saat Ramadan, karena pasarnya hanya satu, " katanya
Bantuan paket makanan untuk berbuka dari Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara (JBB) sedikit menghiburnya kali ini, Sabtu (17/4/2021). Ia merasa terbantu karena bisa berbuka puasa secara gratis.
Komunitas itu membagikan makanan untuk berbuka puasa gratis di pasar kota Banjarnegara sore ini. Program yang diberi nama "Nasi Kotak Cinta" tersebut membagikan 100 paket makanan dan minuman. Sasarannya lintas kalangan, mulai tukang parkir, tukang becak hingga kuli panggul di sekitar pasar kota Banjarnegara.
Pembina Yayasan JBB Heni Purwono mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan aktivitas rutin JBB setiap bulan Ramadan tiba. Bukan hanya program berbagi makanan saja, beberapa program lain juga dilaksanakan pihaknya di bulan suci ini.
Pihaknya mangagendakan tiap pekan berbagi makanan buka puasa di beberapa lokasi.
Baca juga: Korban Kebakaran Pasar Induk Banjarnegara Siap Tempati Lapak Darurat
Baca juga: Mengintip Aktivitas Menulis Al Quran di Ponpes Mumtaza Banjarnegara, 1 Jam 1 Halaman
Baca juga: Kasatlantas Polres Tegal: Water Barrier di Area Pasar Banjaran Bisa Permanen Jika Pedagang Bandel
Ada pula pembagian paket sembako Ketuk Berkah Spesial Ramadan, wakaf Quran, buka puasa bareng anak yatim dan puncaknya Belanja Bareng Yatim menjelang lebaran.
Di lain sisi lain, sayangnya, pihaknya melihat masyarakat masih abai protokol kesehatan pokok yaitu memakai masker. Karenanya, ke depan, pihaknya juga berencana berbagi masker gratis di luar makanan berbuka.
"Masyarakat mulai lalai, padahal ini menjelang lebaran dimana mobilitas orang makin tinggi. Mereka harus terus diedukasi" tandasnya. (Aqy)