Breaking News:

Berita Internasional

Benjamin Netanyahu Bertekad Gulingkan Pemerintahan Naftali Bennett PM Israel yang Baru

“Mereka pada dasarnya semua milik keluarga Zionis sayap kanan yang sama,” kata Bishara, merujuk pada Netanyahu dan Bennett.

Editor: M Syofri Kurniawan
AFP / ABIR SULTAN / POOL
Benjamin Netanyahu 

TRIBUNJATENG.COM – Minggu (13/6/2021) waktu setempat, parlemen Israel akhirnya menyetujui pemerintahan koalisi baru dipimpin Naftali Bennett.

Era kepemimpinan Benjamin Netanyahu selama 12 tahun berakhir sudah.

Naftali Bennett, ketua partai ultranasionalis yang menguasai enam kursi dari 120 kursi di Knesset, dilantik sebagai perdana menteri setelah parlemen mendukung pemerintah koalisi baru dengan selisih tipis 60 suara berbanding 59.

Baca juga: Di Bandung, 196 Makam Dibongkar karena Ternyata Jenazah Tak Terpapar Covid-19

Baca juga: Inilah Sosok MYS Pembunuh Wanita Driver Taksi Online, Tertangkap Berkat Aplikasi Zenly

Baca juga: Kekayaan Nikita Mirzani Sudah Capai Rp 1,3 Triliun, Raffi Ahmad Masih di Bawahnya

Baca juga: Pakai Masker Dobel Karena Varian India Disebut 50 Persen lebih Menular Dibandingkan Varian Inggris. 

Naftali Bennett, Perdana Menteri Israel
Naftali Bennett, Perdana Menteri Israel (The straits times)

Bennett akan memimpin aliansi yang tterdiri dari partai sayap kiri, tengah dan sayap kanan, serta sebuah partai yang mewakili warga Palestina Israel, yang merupakan 21 persen dari populasi negara itu.

Para pihak memiliki sedikit kesamaan selain dari keinginan untuk menggulingkan Netanyahu.

Mereka bersatu untuk menyingkirkan Netanyahu.

Di bawah perjanjian rotasi, Bennett akan menjabat sebagai perdana menteri selama dua tahun, setelah itu ia akan digantikan oleh pemimpin tengah Yair Lapid, otak di balik pemerintahan baru.

Pengamat politik senior Al Jazeera, Marwan Bishara, menggambarkan peristiwa itu sebagai “permusuhan keluarga”, dengan mengatakan bahwa tidak ada perbedaan ideologis antara perdana menteri lama dan baru.

“Mereka pada dasarnya semua milik keluarga Zionis sayap kanan yang sama,” kata Bishara, merujuk pada Netanyahu dan Bennett.

"Perbedaan di antara mereka bersifat pribadi, dendam," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved